facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kritik Sejumlah Tokoh yang Kontra Terhadap Pemindahan IKN, Andrinof Chaniago: Malas Memburu Data

Bella Sabtu, 12 Februari 2022 | 16:36 WIB

Kritik Sejumlah Tokoh yang Kontra Terhadap Pemindahan IKN, Andrinof Chaniago: Malas Memburu Data
Ilustrasi desain kantor istana kepresidenan yang akan dibangun di IKN Kaltim. [Istimewa]

Asal kita semua berkomitmen melakukan transformasi ekonomi, Indonesia akan mengalami lompatan justru dari Kalimantan.

SuaraKaltim.id - Meski menuai pro dan kontra dari berbagai pihak, pemindahan Ibu Kota Negara (IKN), bagi pihak yang mendukung adalah masadepan yang cerah bagi Indonesia.

Oleh sebab itu, Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago kemudian mengkritisi sejumlah tokoh atau ilmuwan yang beralasan belum mendapatkan naskah akademik, sehingga menyalahkan berbagai aspek dalam perencanaan pemindahan.

"Asal kita semua berkomitmen melakukan transformasi ekonomi, Indonesia akan mengalami lompatan justru dari Kalimantan. Lompatan melalui paradigma pembangunan yang diubah dan diinovasikan melalui data-data," katanya, megutip Antara, Sabtu (12/2/2022).

Menurutnya, sejumlah tokoh yang menolak pemindahan IKN ke Kalimantan tidak berdasar karena itu hanya kekhawatiran belaka. Dengam alasan itu,  mereka kemudian beropini yang tak dilandasi dengan data yang cukup dan kesimpulan keliru.

Baca Juga: Kadin Indonesia Yakin, Pemindahan IKN Dapat Tingkatkan Kemajuan Dagang, Minimal 50 persen

Padahal, kata dia, tidak sulit bagi mereka mendapatkan data dan dokumen tentang IKN yang banyak tokoh mendapatkan data-data dan dokumen eksklusif tentang rencana besar pemindahan ibu kota ke luar Jawa tersebut.

”Jangan tanpa data karena malas memburu data, kemudian beropini dan banyak berlindung dari kata 'Saya duga, saya khawatir' soal IKN di Kalimantan. Masyarakat awam jadi terpengaruh hal-hal yang tak berdasar datanya," ujarnya.

Sedangkan menurut dia, pemindahan IKN di Kalimantan justru menjadi mesin baru perjalanan panjang bagi Republik Indonesia.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait