Hingga saat ini juga tidak ditemukan adanya klaster sekolah, karena rata-rata anak-anak tersebut terpaparnya bukan di sekolah mengingat PTM dari rumah masih berlaku di Kota Balikpapan.
“Mereka itu lebih banyak terpaparnya di lingkungan keluarga, saat ditracing ada salah satu anggota yang baru datang dari luar daerah,” tutupnya.