Selain itu, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kota Balikpapan secara jangka pendek juga tetap akan melakukan kegiatan pembersihan dan normalisasi saluran untuk mengurangi resiko terjadinya banjir di beberapa lokasi.
Di samping pendekatan pembangunan infrastruktur, pemerintah kota juga telah menyusun rencana aksi penanganan yang lebih komprehensif, antara lain: rehabilitasi lahan, peningkatan pengawasan perijinan dan pembangunan bozem yang diselenggarakan oleh pengembang perumahan.
“Serta peningkatan kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan,” lugasnya.
Terkait upaya rehabilitasi lahan, dalam rangka peringatan HUT Kota tahun ini pemerintah kota mencanangkan gerakan penanaman pohon sebanyak 25 ribu pohon hingga bulan april 2022 yang lokasi penanamannya diarahkan pada kawasan-kawasan kritis.
“Hal ini dapat mengurangi resiko banjir pada kawasan hilirnya,” tutupnya.