Penggunaan wisma atlet sebagai sarana tersentralistik dilakukan Pemkot Balikpapan sebagai bentuk antisipasi. Jika tak ada lagi tempat tidur di rumah sakit untuk menampung pasien Covid-19.
“Saat ini pasien ada yang tertangani di rumah sakit, isolasi mandiri di rumah, mes atau hotel yang disiapkan perusahaan,” ucapnya.
Sementara pihaknya tidak menurunkan tenaga dokter. Namun jika diperlukan, akan ada dokter yang mobile. Mengingat pasien yang tak terlalu banyak.
“Jika pasiennya ratusan seperti di embarkasi haji dan di Hotel Grand Tiga Mustika, baru dokter di-standby-kan. Kalau sedikit tidak ada,” tutupnya.
Baca Juga:Kasus Positif Covid-19 di Balikpapan Kian Meningkat, Pemkot Sampai Lakukan Ini