Ia mengaku pada saat pihaknya membuka beasiswa kerja sama dengan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) tidak ada yang berminat untuk mendaftar karena BKT saja dirasa tak mencukupi sehingga dibantu dengan living kost.
"Alhamdulillah ada yang mendaftar, jadi ada sekitar 30 orang anak Kaltim yang sekarang di UNESA," pungkasnya.