Nekat, Seorang Kakek Berusia 70 Tahun Mudik Seorang Diri dari Samarinda menuju Parepare, Sempat Bingung Cara Naik Kapal

Nekat, Seorang Kakek Berusia 70 Tahun Mudik Seorang Diri dari Samarinda menuju Parepare, Sempat Bingung Cara Naik Kapal

Bella
Sabtu, 30 April 2022 | 10:41 WIB
Nekat, Seorang Kakek Berusia 70 Tahun Mudik Seorang Diri dari Samarinda menuju Parepare, Sempat Bingung Cara Naik Kapal
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli bertanya ke kakek guna meyakinkan apakah kakek tersebut benar-benar ingin ke Parepare seorang diri dari Pelabuhan Samarinda, Jumat (29/4) (ANTARA / M Ghofar)

SuaraKaltim.id - Seorang kakek berusia 70 tahun mudik seorang diri menggunakan kapal dari Samarinda menuju Parepare. Kakek tersebut mengaku sempat kebingungan bagaimana cara menaiki kapal.

Karena kebingungan, sekitar pukul 08.00 pagi, kakek ini bertanya ke petugas di Posko Terpadu yang disiapkan Polresta Samarinda di Pelabuhan Samarinda.

Melihat kondisi kakek iniyang  usianya sudah uzur dan berangkat seorang diri, petugas polisi meminta kakek itu menunggu. Selanjutnya, Petugas Kantor Kesyahbandaran dan Otorita Pelabuhan (KSOP) Samarinda pun meminta kakek ini menunggu, agar tidak perlu berkumpul dengan calon penumpang lain.

Setelah kapal bersandar, sementara calon penumpang lain masih dalam gedung karena belum dibukakan pintu, kakek tersebut mendapat perlakuan istimewa dengan dibawa naik lebih dulu, karena tidak mungkin kakek ini ikut berdesakan dengan penumpang lain yang lebih mudah dan secara fisik lebih kuat.

Baca Juga:Deretan Aksi Kocak Mudik Lebaran 2022, Bawa Barang Tak Lazim hingga Curhatan Asmara

Saat petugas KSOP dan polisi membawa kakek itu mendekati tangga kapal, Kepala Kepolisian Resor Kota (Kapolresta) Samarinda, Kalimantan Timur, Kombes Pol Ary Fadli langsung menghampiri dan bertanya untuk memastikan apakah sang kakek benar-benar ingin ke Parepare seorang diri.

Setelah yakin dengan jawaban kakek, Ary langsung memapahnya melewati tangga hingga sampai ke geladak, kemudian meminta kakek mencari tempat yang diinginkan karena di kapal belum ada penumpang lain.
 
Setelah Ary Fadli turun dari tangga, kemudian pintu gedung pelabuhan dibuka, petugas pun mengatur untuk mengeluarkan calon penumpang satu per satu, agar tidak terjadi penumpukan di sekitar tangga kapal. 

Gedung ini untuk sementara digunakan menampung calon penumpang sebelum naik kapal, karena dikhawatirkan penumpang tidak terkontrol jika tidak diatur oleh petugas melalui gedung tersebut.

Cuaca terik tidak menyurutkan petugas pelabuhan dan aparat kepolisian untuk memberikan pengamanan bagi pemudik, bahkan sejumlah anggota Polresta Samarinda juga turut membantu mengangkat dan memanggul barang pemudik yang terlalu banyak bawaan. ANTARA

Baca Juga:Jalanan Jakarta Mulai Sepi Ditinggal Warga Mudik

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini