facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Wisata dan Ekonomi Kreatif di IKN Nusantara Harus Dikembangkan, Hetifah Sjaifudian Desak Langsung Pemkab PPU Soal Ini

Denada S Putri Rabu, 18 Mei 2022 | 15:30 WIB

Wisata dan Ekonomi Kreatif di IKN Nusantara Harus Dikembangkan, Hetifah Sjaifudian Desak Langsung Pemkab PPU Soal Ini
Hetifah Sjaifudian saat meninjau kawasan Titik Nol IKN Nusantara. [ANTARA]

"Potensi wisata dan ekonomi kreatif sudah harus dikembangkan sambut pindahnya ibu kota negara ke wilayah Kalimantan Timur," ujarnya.

SuaraKaltim.id - Wisata dan ekonomi kreatif di Penajam Paser Utara (PPU) harus bisa dikembangkan. Apalagi, pemindahan Ibu Kota Nehara (IKN) Indonesia sudah ditetapkan berada di sebagian wilayah Benuo Taka dan Kutai Kartanegara (Kukar).

Hal itu disampaikan oleh legislator DPR RI Daerah Pemilihan Kalimantan Timur (Dapil Kaltim), Hetifah Sjaifudian Menurutnya, potensi wisata dan ekonomi kreatif ada di IKN Nusantara.

"Potensi wisata dan ekonomi kreatif sudah harus dikembangkan sambut pindahnya ibu kota negara ke wilayah Kalimantan Timur," ujarnya, melansir dari ANTARA, Rabu (18/5/2022).

"Kami siap dukung kembangkan wisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Penajam Paser Utara," tambahnya.

Baca Juga: Akses Internet Smartfren Lancar hingga ke Lokasi Wisata, Pelanggan: Jadi Makin Asyik

Setelah sebagian wilayah PPU ditetapkan menjadi kawasan IKN, politisi Partai Golkar itu menuturkan, Sepaku kini banyak dikunjungi pejabat dan wisatawan dari luar daerah.

Dia menyayangkan apabila PPU cuma menjadi tujuan masyarakat melihat Titik Nol IKN dan tidak mendapatkan keuntungan lainnya. Dia juga mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) PPU untuk merumuskan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang bakal dikembangkan di daerahnya.

"Potensi pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Penajam Paser Utara yang memilik daya jual harus diidentifikasi agar dapat dikembangkan," jelasnya.

Dia juga menuturkan, Komisi X DPR RI bakal memberikan dukungan fasilitas dan infrastruktur kepada pelaku ekonomi kreatif dan wisata yang memiliki potensi besar. Dari sisi anggaran dan kebijakan, fasilitas serta infrastruktur pariwisata dan ekonomi kreatif di PPU dipastikan bakal mendapat dukungan.

Lebih lanjut, dengan berkembangnya pariwisata dan ekonomi kreatif, akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi yang bisa dirasakan masyarakat. Khususnya warga PPU.

Baca Juga: Dihuni 2.500 Kera, Alas Kedaton Jadi Pilihan Wisata Saat Liburan

"DAK (dana alokasi khusus) bisa diarahkan untuk fasilitas dan infrastruktur ekonomi kreatif dan wisata dengan dipindahnya ibu kota negara," tandasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait