Terekam CCTV, Seorang Pria Bertopi Hitam Pukuli Petugas SPBU di Palangkaraya, Ancam Petugas Lain Pakai Mandau

Setelah memukul, korban yang dalam posisi terbaring ditendang oleh lelaki tersebut. Kemudian, pria itu kabur dari SPBU dengan sepeda motor sambil menendang plat besi di SPBU.

Denada S Putri
Minggu, 29 Mei 2022 | 07:30 WIB
Terekam CCTV, Seorang Pria Bertopi Hitam Pukuli Petugas SPBU di Palangkaraya, Ancam Petugas Lain Pakai Mandau
Seorang pelaku penganiayaan di SPBU G Obos Palangkaraya terekam CCTV. [KanalKalimantan.com]

SuaraKaltim.id - Seorang lelaki tanpa alasan yang jelas langsung memukul seorang petugas Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan G Obos Kota Palangkaraya, Sabtu (28/5/2022) pukul 09.15 Wita.

Pria tersebut datang dengan sepeda motor tanpa mengenakan helm. Lelaki itu langsung memukul petugas SPBU G Obos yang sedang melayani pembeli.

Sempat hendak dilerai oleh petugas SPBU lainnya, lelaki yang mengenakan topi warna hitam itu mengancam dengan sebilah mandau yang ada di pinggangnya. Saat datang di SPBU, lelaki itu menggunakan sepeda motor jenis trail, mengenakan kaos warna putih dengan ransel di belakangnya.

Setelah memukul, korban yang dalam posisi terbaring ditendang oleh lelaki tersebut. Kemudian, pria itu kabur dari SPBU dengan sepeda motor sambil menendang plat besi di SPBU Jalan G Obos.

Baca Juga:4 Karakter Pria yang Bisa Membuat Kamu Sakit Hati, Suka Mengatur!

Ulah lelaki belagak pendekar dengan mandau ini akhirnya berakhir ke polisi. Aparat kepolisian Polsek Pahandut berhasil mengamankan terduga pelaku penganiayaan petugas SPBU di wilayah tersebut.

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Budi Santosa melalui Kanit SPKT Ipda Tri Marsono mengungkapkan, penganiayaan tersebut bermula saat korban berinisial S (46) yang merupakan operator pompa di SPBU Jalan G Obos tengah melayani pembeli.

Ipda Tri Marsono menjelaskan, terduga pelaku seorang pria berinisial MR (29) warga Kabupaten Pulang Pisau tiba-tiba datang menggunakan sepeda motor dan langsung memukul dengan tangan kosong, serta menginjak-injak korban.

Dirinya menambahkan, beberapa rekan korban di lokasi sempat mencoba untuk melerai. Namun, karena pelaku yang saat itu membawa senjata tajam jenis mandau sempat mengancam, sehingga tidak ada yang berani mendekat, sampai pelaku meninggalkan lokasi kejadian.

“Dari informasi awal yang kita peroleh berdasarkan keterangan korban maupun para saksi di TKP, tidak ada satu pun yang mengenali terduga pelaku, serta apa motif dan penyebab pelaku melakukan penganiayaan tersebut,” beber Ipda Tri Marsono, melansir dari KanalKalimantan.com--Jaringan Suara.com, Minggu (29/5/2022).

Baca Juga:Curhat ke Maria Vania, Dea OnlyFans Ngaku Tidak Berani Keluar Rumah Gara-gara Kena Mental

Pihak kepolisian telah mengamankan rekaman CCTV milik SPBU Jalan G Obos. Benar saja, katanya CCTV itu menunjukkan peristiwa penganiayaan. Status rekaman itu kini sebagai barang bukti, guna dipakai untuk proses hukum lebih lanjut.

"Tak berselang lama, pelaku berhasil diamankan polisi bersama warga di Jalan A Yani Kota Palangkaraya," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak