facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Berdasarkan Kajian Secara Detail, Kekuatan Pengamanan di IKN Nusantara Bakal Ditambah

Denada S Putri Senin, 20 Juni 2022 | 08:10 WIB

Berdasarkan Kajian Secara Detail, Kekuatan Pengamanan di IKN Nusantara Bakal Ditambah
IKN Nusantara. [Humas Kementerian PUPR]

Hal itu disampaikan Kapolda Kaltim, Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto.

SuaraKaltim.id - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) bakal menambah kekuatan pengamanan di Ibu Kota Nusantara (IKN). Polri akan menyiapkan Polres, Polsek dan satuan Brimob di IKN Nusantara.

Hal itu disampaikan Kapolda Kaltim, Inspektur Jenderal Polisi Imam Sugianto belum lama ini. 

"Untuk IKN ini, akan dibentuk satu kepolisian resor dan satu kepolisian sektor," katanya, melansir dari ANTARA, Senin (20/6/2022).

Ia melanjutkan, pengembangan satuan Brimob juga dilakukan. Hal itu berkaitan dengan unit khusus kepolisian dengan berbagai tugas.

Baca Juga: Proyek IKN, Perusahaan Malaysia Tertarik Ikut Membangun

Ia mengatakan, tak jauh dari IKN, di wilayah Tenggarong nanti bakal ditempatkan batalion pelopor. Tujuannya untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan gangguan keamanan.

"Penambahan kekuatan tersebut sudah berdasarkan kajian secara detail berbagai aspek mengenai keamanan dan pengamanan IKN," tegasnya.

Ia menyebut, saat ini wilayah IKN masih dalam yurisdiksi. Atau kewenangan Polsek Semoi dan Sepaku, di bawah Polres Penajam Paser Utara (PPU).

Ia menjelaskan, kepolisian resor (polres) adalah satuan atau unit kerja polisi dalam wilayah hukum satu kota atau satu kabupaten. Komandannya, seorang polisi karier berpangkat ajun komisaris besar polisi (AKBP).

"Bila jumlah penduduk kabupaten atau kota tersebut mencapai 1 juta jiwa atau lebih, lanjut dia, jabatan kepala polres (kapolres) berpangkat komisaris besar (kombes) polisi," jelasnya.

Baca Juga: Mulai 2024 Bakal Berkantor di IKN, Korps Brimob Bakal Dipimpin Jenderal Bintang Satu

Lebih lanjut, kepolisian sektor adalah unit di bawah Polres, di wilayah 1 kecamatan, dan dipimpin seorang ajun komisaris polisi (AKP).

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait