Sementara itu, Asisten Pemerintahan Syaiful Bahri meminta agar masyarakat Balikpapan bisa memaklumi, meski status Balikpapan secara nasional berada di PPKM level 1 yang berlaku hingga 1 Agustus mendatang. Namun berjalannya waktu, kasus covid-19 di Balikpapan cenderung naik.
“Untuk itu beberapa kegiatan dievaluasi sambil menunggu status PPKM di Kota Balikpapan apakah berubah atau tetap di level 1,” tambahnya.
Saat ini penambahan kasus masih terjadi pada klaster pekerjaan sedang klaster keluarga terjadi karena riwayat perjalanan luar kota atau wisata.
Baca Juga:Peningkatan PAD di Sektor Hotel Kota Minyak Capai 65 Persen