facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

BMKG Prakirakan Empat Kabupaten di Kaltim Hujan Lebat Disertai Petir

Bella Sabtu, 06 Agustus 2022 | 06:30 WIB

BMKG Prakirakan Empat Kabupaten di Kaltim Hujan Lebat Disertai Petir
ILUSTRASI Hujan petir. [Antara]

Hujan lebat dan hujan petir ini dapat berakibat pada sejumlah hal, sehingga semua pihak kami harap waspada terhadap dampaknya,

SuaraKaltim.id - Empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) diperkirakan mengalami hujan lebat disertai petir pada Sabtu (6/8).

Kabupaten-kabupaten yang diprakirakan hujan lebat maupun hujan petir tersebut adalah Kabupaten Berau, Kutai Timur, Mahakam Ulu, dan Kabupaten Paser.

Rinciannya adalah di Berau sekitar pukul 11.00 Wita mengalami hujan petir di dua kecamatan, yakni Kecamatan Kelay dan Segah, sedangkan di kecamatan lainnya diprakirakan hujan ringan pada malam hari.

Ia melanjutkan, di Kabupaten Berau sekitar pukul 11.00 Wita hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Muara Wahau dan Kecamatan Busang.

Kemudian sekitar pukul 14.00 Wita hujan petir diprakirakan terjadi di Kecamatan Karangan, lantas hujan lebat diprakirakan terjadi di Kecamatan Kongbeng.

Untuk Kabupaten Mahakam Ulu, hujan petir diprakirakan terjadi sekitar pukul 14.00 Wita di dua kecamatan, yakni Kecamatan Long Apari dan Long Pahangai.

"Kemudian di Kabupaten Paser diprakirakan hujan petir terjadi sekitar pukul 14.00 dan 17.00 Wita hanya di Kecamatan Muara Samu, sedangkan kecamatan lain diprakirakan cerah dan Belawan," ucap Prakirawan Stasiun Meteorologi Kelas I Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan BMKG Balikpapan Carolina Meylita Sibarani di Balikpapan, Jumat.

Dampak dari hujan lebat hingga hujan petir yang dapat disertai angin kencang antara lain banjir, sungai meluap, jalan licin, pohon tumbang, dan tanah longsor, sehingga kehati-hatian harus diutamakan semua pihak.

"Hujan lebat dan hujan petir ini dapat berakibat pada sejumlah hal, sehingga semua pihak kami harap waspada terhadap dampaknya," ujarnya.

Peringatan terhadap prakiraan peristiwa ini pun telah disampaikan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di kabupaten agar bisa dilakukan antisipasi untuk meminimalisir dampaknya terhadap masyarakat.

Komentar

Berita Terkait