Penjual Bendera di Balikpapan Diminta Tidak Gunakan Fasum Untuk Berjualan

Ia beserta jajarannya akan menertibkan pedagang-pedagang yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.

Denada S Putri
Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:09 WIB
Penjual Bendera di Balikpapan Diminta Tidak Gunakan Fasum Untuk Berjualan
Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulkifli. [Inibalikpapan.com]

SuaraKaltim.id - Jelang perayaan hari kemerdekaan pada 17 Agustus mendatang, di beberapa lokasi Kota Balikpapan mulai ramai bermunculan pedagang musiman yang menjual pernak-pernik bendera.

Hal ini dinilai cukup mengkhawatirkan dikarenakan para pedagang bendera dadakan tersebut menguasai fasilitas umum (Fasum) untuk dijadikan lahan berjualannya.

“Kepada para penjual bendera-bendera yang sedang marak berjualan mendekati peringatan Hari Kemerdekaan, kami imbau ya jangan berjualan di fasilitas umum ya, terutama trotoar,” ujar Kepala Satpol PP Balikpapan saat dikonfirmasi Inibalikpapan.com--Jaringan Suara.com, Selasa (9/8/2022).

Ia beserta jajarannya akan menertibkan pedagang-pedagang yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat. Dalam hal ini tentunya mengganggu para pejalan kaki yang menggunakan fasilitas umum berupa trotoar.

Baca Juga:Video Pengungsi Afghanistan Ricuh di Batam Gara-gara Kibarkan Bendera Asing Saat Berdemo

“Tetapi tentu kita juga tertibkan agar tidak menguasai trotoar atau fasilitas umum, laporkan saja kalau melihat yang seperti itu nanti kita tertibkan,” tuturnya.

Ia menambahkan, para pedagang tersebut memang tidak membutuhkan izin. Alasannya, karena tentu jangka waktu penjualan bendera ini tak berkepanjangan.

“Tak perlu izin karena memang kan kebutuhan kita juga menjelang Hari Kemerdekaan ini,” akunya.

Namun, ia tetap menegaskan dan memastikan agar jangan sampai kegiatan berjualan para pedagang bendera dadakan tersebut untuk tidak mengganggu ketertiban umum.

“Hanya saja jangan sampai mengganggu ketertiban umum dengan berjualan di fasilitas umum seperti trotoar atau halte,” tegasnya.

Baca Juga:Ricuh Pengungsi Afghanistan saat Kibarkan Bendera Asing, Warga: Coreng Semangat Kemerdekaan

Salah seorang penjual pernak-pernik bendera bernama Parman mengaku, sengaja datang ke Balikpapan untuk berjualan bendera. Parman tidak sendiri, ia ditemani sejumlah rekannya yang berjualan di lokasi berbeda.

News

Terkini

Suhu di Kaltim berada di angka 22 sampai 31 derajat.

News | 06:06 WIB

Karena kejadian itu Asmar mengalami luka ringan pada bagian kepala dan jari tangan.

News | 20:58 WIB

Tidak tanggung, selain Sj polisi turut mengamankan tersangka lain Ha (44), HY (28), J (22), dan AF (23).

News | 20:42 WIB

Admin dari akun itu juga memberikan keterangan lain di tulisannya.

News | 20:25 WIB

Akibatceceran solarbercampur air bekas hujan, jalan menjadi licin.

News | 19:11 WIB

Guru ASN menuntut mendapatkan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) 2023 dan seterusnya sebagaimana ASN di lingkungan Pemkot Samarinda.

News | 18:44 WIB

Katanya, hukuman dari Komdis PSSI soal tragedi itu sudah cukup membuat klubnya introspeksi.

News | 18:18 WIB

Akses jalan menuju Pelabuhan Benuo Taka perlu ditingkatkan.

News | 17:00 WIB

Polisi mengaku, saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolsek Muara Badak.

News | 15:09 WIB

Persis di bawahnya, Ganjar berpose dengan mengacungkan jempol ke atas. Mengenakan baju olahraga, serta topi, raut wajah Ganjar sedikit tersenyum.

News | 13:54 WIB

Persiba Balikpapan sebenarnya memulai petualangan di Liga Indonesia sejak 1950-an atau era perserikatan.

News | 12:39 WIB

Sebaran titik panas tersebut pun telah disampaikan ke instansi terkait.

News | 12:04 WIB

Sesekali, menggunakan bajunya ia mengelap wajahnya. Ia terlihat seperti merasakan perih akibat gas air mata.

News | 11:43 WIB

Ia mengatakan, informasi itu awalnya diperoleh dari masyarakat.

News | 11:17 WIB
Tampilkan lebih banyak