Penjual Bendera di Balikpapan Diminta Tidak Gunakan Fasum Untuk Berjualan

Ia beserta jajarannya akan menertibkan pedagang-pedagang yang dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat.

Denada S Putri
Selasa, 09 Agustus 2022 | 18:09 WIB
Penjual Bendera di Balikpapan Diminta Tidak Gunakan Fasum Untuk Berjualan
Kepala Satpol PP Kota Balikpapan Zulkifli. [Inibalikpapan.com]

“Khusus jualan bendera, kami datang rombongan Jawa,” ujar Parman. 

Menurut Parman, berjualan bendera dilakukan rutin setiap tahunnya. Bendera-bendera itu dibuat di sentra pengrajin yang ada di Jatim

Rata-rata dalam sehari Parman dan kawan-kawannya bisa meraup omzet Rp 300-Rp 500 ribu.

“Sekarang lumayan ramai karena perayaan sudah diperbolehkan,” ujar Parman.

Baca Juga:Video Pengungsi Afghanistan Ricuh di Batam Gara-gara Kibarkan Bendera Asing Saat Berdemo

Harga setiap bendera bervariasi. Tergantung ukuran dan bahan kainnya. Seperti umbul-umbul merah putih dengan lambang burung garuda dijual Rp 150 ribu per lembar.

“Bendera persegi biasa Rp 100 ribu. Sementara bendera berbahan kain lebih lembut sepanjang enam meter untuk dekorasi depan bangunan dijual Rp 500 ribu per lembar,” pungkasnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini