Kabar Gembira, Penumpang Angkutan Laut Kaltim Naik Jadi 204.023 Orang

Yusniar Juliana mengatakan, tercatat 109.023 penumpang menggunakan komoditas itu.

Denada S Putri
Rabu, 10 Agustus 2022 | 11:46 WIB
Kabar Gembira, Penumpang Angkutan Laut Kaltim Naik Jadi 204.023 Orang
Ilustrasi penumpang laut KM Dharma Ferry VII BKIP Semayang 6. [Istimewa]

SuaraKaltim.id - Jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri dari Kalimantan Timur (Kaltim) periode Januari-Juni 2022 mencapai 204.023 orang. Hal itu disebut mengalami kenaikan 87,14 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya.

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kaltim Yusniar Juliana, tercatat 109.023 penumpang menggunakan komoditas tersebut.

"Jumlah penumpang sebanyak ini berasal dari empat pelabuhan di Kaltim, yakni Pelabuhan Semayang di Balikpapan, Pelabuhan Kelas II di Samarinda, serta Pelabuhan Lhok Tuan dan Tanjung Laut di Bontang," ujarnya, melansir dari ANTARA, Rabu (10/8/2022).

Rinciannya, sebanyak 204.023 orang tersebut adalah penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Semayang Balikpapan. Lalu, sebanyak 125.822 penumpang, mengalami peningkatan 170,45 persen ketimbang Januari-Juni 2021, yang tercatat 46.524 penumpang.

Baca Juga:Kejutan Musim Panas, Airlines Ini Berikan Bonus Miles untuk Para Penumpang

Kemudian, penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Samarinda pada Januari-Juni 2022 sebanyak 60.927 orang, terjadi peningkatan 19,13 persen.

"Ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat 51.144 orang," lanjutnya.

Berikutnya, penumpang yang berangkat dari Pelabuhan Lok Tuan dan Tanjung Laut di Kota Bontang, dengan jumlah 17.274 orang, mengalami peningkatan sebanyak 52,13 persen ketimbang periode yang sama tahun sebelumnya, yang sejumlah 11.355 penumpang.

Dia menjelaskan, penumpang dari Kaltim memiliki beberapa tujuan, seperti dari Samarinda memiliki 3 tujuan, yakni Surabaya, Makassar dan Pare-pare dengan beberapa kapal motor (KM) yang melayani penumpang.

"Antara lain KM Pantokrato dan KM Aditya," sebutnya.

Baca Juga:Duh, 33 Titik Panas Ditemukan di Kaltim, Tersebar di 6 Kabupaten Sekaligus

Dia membeberkan, naiknya jumlah penumpang tahun ini ketimbang tahun sebelumnya karena mulai Januari kemarin kasus Covid-19 di Indonesia terus menurun.

News

Terkini

Dalam video yang diunggah di akun @viral62com, Jeje tengah duduk bersama Bryan Domani.

Lifestyle | 07:00 WIB

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB
Tampilkan lebih banyak