Polantas Bubarkan Mobil yang Antre Solar di SPBU Kopkar: Di Luar Jam Operasional

Antrean itu juga menyebabkan setengah bagian jalan tertutupi.

Denada S Putri
Kamis, 11 Agustus 2022 | 07:30 WIB
Polantas Bubarkan Mobil yang Antre Solar di SPBU Kopkar: Di Luar Jam Operasional
Antrean BBM Solar Subsidi di SPBU Kopkar Jalan Brigjend Katamso memakan setengah bagian KTL. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Antrean truk di Kawasan Tertib Lalulintas (KTL) Jalan Brigjend Katamso di luar jam operasional sebelum pukul 14.00 WITA dibubarkan Polantas Bontang. 

Kasat Lantas Polres Bontang AKP Edy Haruna mengatakan, setelah mendapat informasi itu personil langsung dikerahkan dan meminta para supir truk mentaati aturan. 

"Tadi sudah diminta bubar. Karena di SPBU Kopkar sudah menerapkan Fuel Card antrean tidak mengular jauh. Cuman masih secara persuasif karena mereka dari luar daerah," kata AKP Edy Haruna, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Rabu (10/8/2022). 

Apalagi, antrean itu juga menyebabkan setengah bagian jalan tertutupi oleh truk dengan volume besar. 

Baca Juga:Jessica Iskandar Kenang Mobil Mini Cooper dan Kerugian 10 Mobilnya yang Hilang, Netizen: Sabar ya Jess

Padahal, setiap hari petugas juga terus berpatroli dan mengingatkan para supir. 

Dari pantauan pagi tadi, antrean di Jalan Brigjend Katamso sudah sampai ke depan Simpang 3 Yabis. Padahal saat itu jarum jam masih menunjukkan pukul 11.50 WITA. 

"Bisa terus laporkan saja jika didapati antrean di luar jam operasional. Kami langsung turunkan Polantas untuk menertibkan," pungkasnya.

News

Terkini

Dalam video yang diunggah di akun @viral62com, Jeje tengah duduk bersama Bryan Domani.

Lifestyle | 07:00 WIB

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB
Tampilkan lebih banyak