Basri Rase-Najirah Bagi-bagi Bendera Gratis ke Pengendara di Bontang: Jaga Toleransi dan Persatuan

Pemberian bendera gratis ini juga merupakan simbol kepercayaan diri.

Denada S Putri
Senin, 15 Agustus 2022 | 13:22 WIB
Basri Rase-Najirah Bagi-bagi Bendera Gratis ke Pengendara di Bontang: Jaga Toleransi dan Persatuan
Wali Kota Basri Rase dan Wakil Wali Kota Najirah membagikan bendera gratis. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Memperingati Kemerdekaan Republik Indonesia ke-77, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang membagikan bendera gratis bagi pengendara motor ataupun mobil. 

Wali Kota Bontang Basri Rase memimpin kegiatan ini didampingi Wakil Wali Kota Bontang Najirah, serta unsur Forum koordinasi pimpinan daerah (Forkopimda). 

Pemberian bendera gratis ini juga merupakan simbol kepercayaan diri sebagai bangsa yang sudah merdeka. Di samping itu, melalui kegiatan ini diharapkan bisa membangkitkan jiwa patriotisme untuk negara. 

"Mewarisi semangat perjuangan tentu kita harus berbangga dengan hari kemerdekaan hasil dari perjuangan pahlawan terdahulu," kata Basri Rase saat membagikan bendera gratis di Simpang 3 Ramayana Bontang, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Senin (15/8/2022). 

Baca Juga:Bupati Luwu Utara Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih Dari Bawah Laut

Ia melanjutkan, hari ini, pemerintah berencana membagikan sekitar 5.000 bendera ke masyarakat. Untuk diketahui pelaksanaan HUT RI ke-77 khusus di Bontang akan dilakukan secara On The Road pada 17 Agustus nanti. 

Selain itu juga ada pengibaran bendera di Stadion Bessai Berinta dengan peserta terbatas. Terlebih saat ini masih dalam kondisi Pandemi Covid-19. 

"Menjaga toleransi dan persatuan paling penting saat ini. Semoga kita semua senantiasa diberikan rasa aman dan kenyamanan sebagai warganegara," pungkasnya.

News

Terkini

Dalam video yang diunggah di akun @viral62com, Jeje tengah duduk bersama Bryan Domani.

Lifestyle | 07:00 WIB

Petani itu dari 50 tahun tidak beranjak kesejahteraannya. Kita ingin petani mengurus pertanian saja, tidak perlu mengurus harga. Kita akan atur itu sehingga Rp100 triliun

News | 18:33 WIB

Korban hilang setelah terseret arus saat berenang di Pantai Lhoknga

News | 17:24 WIB

Udah kere beraninya keroyokan mana sama Orang Tua

News | 16:48 WIB

Tentu kita kecewa dengan hasil ini, karena kita ingin menang, tapi kekalahan memang bisa terjadi dalam pertandingan

News | 13:08 WIB

Larva atau maggot dari lalat hitam jadi bahan utama produksi pelet ikan (pakan ikan)

News | 11:39 WIB

Koordinator CS Hasbi mengatakan, pihak RSUD Taman Husada sudah membayarkan kewajiban mereka.

News | 09:00 WIB

Setiap bulan, ujarnya, harga komoditas tepung terigu terus melambung tinggi.

News | 08:30 WIB

Keterangan awal didapat dari ayah korban. Ayah korban saat itu berada di rumahnya.

News | 08:00 WIB

Aji Erlynyawati mengatakan, alokasi dana BLT itu berdasarkan arahan Menteri Keuangan.

News | 07:30 WIB

Terlihat di video, ada suara seorang wanita yang memanggil para emak-emak untuk naik ke atas panggung buat berjoget.

News | 07:00 WIB

Tingkat kelembapan di Kaltim dimulai dari angka 60 sampai 100 persen.

News | 06:00 WIB

"Karena pandemi Covid-19 masih ditetapkan pemerintah sampai saat ini, bahkan semua kabupaten/kota di Kalsel masih status PPKM level 1," ujar Diauddin.

| 03:20 WIB
Tampilkan lebih banyak