Insentif Bakal Dipotong Pemkot, Guru Honor di Samarinda: Itu Penghargaan Buat Kami

Mengajar belasan tahun Bunga mengaku khawatir jika insentif kembali dipotong.

Denada S Putri
Kamis, 25 Agustus 2022 | 09:00 WIB
Insentif Bakal Dipotong Pemkot, Guru Honor di Samarinda: Itu Penghargaan Buat Kami
Ilustrasi--nasib guru honor di Samarinda. [Istimewa]

"Pagi-pagi harus berangkat mendidik anak-anak, sampai sore, harus meninggalkan keluarga, ada juga yang jualan disini, mencari rejeki di tempat lain juga," bebernya.

Sekali lagi dia berharap, agar pemerintah bisa memberikan kebijakan yang adil. Tidak ada pemotongan insentif yang harus mereka terima.

"Kita juga kaget mendengar isu itu 1-2 hari ini, ya kalau bisa jangan dipangkas lah, anggap aja itu sebagai penghargaan buat kami lah yang honorer," tandasnya.

Dihubungi terpisah, Ketua Forum Solidaritas Pegawai Tidak Tetap Honorer (PTTH) Kaltim Wahyudin juga memberikan tanggapan. Melalui aplikasi pesan instan, ia meminta agar Pemkot Samarinda mau memberikan tambahan insentif bagi guru honor.

Baca Juga:Disdik DKI Jakarta Telusuri Dugaan Pungli Pengangkatan Guru Honorer

Bahkan ia menyarankan, angka insentif sebelumnya yang mencapai Rp 1 juta bisa dikembalikan lagi oleh Pemkot. Karena menurutnya, pengurangan ini bakal membuat guru honor sengsara.

"Ini kan insentif sdh di kurang dri 1jt jadi 700rb. Kalo bisa kembalikan lagi jadi 1jt," ujarnya.

Disdikbud Ngaku Belum Bisa Beri Jawaban: Saya Belum Tahu

Kepala Disdikbud Samarinda Asli Nuryadin usai pertemuan bersama dewan mengatakan, hingga kini pihaknya belum bisa memberikan jawaban soal masalah itu.

Karena, Disdikbud Samarinda hanya mengimplementasikan anggaran yang sudah ditetapkan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemkot Samarinda.

Baca Juga:Kasus Guru Aniaya Murid di SMKN 1 Jakarta Berujung Damai, Korban Cabut Laporan

“Jadi saya tidak bisa memberikan komentar yang detail, karena saya belum tahu angkanya. Karena misalnya nanti saya ngomong dikurangi sekian, tapi angkanya muncul full kan enggak bisa juga. Saya belum tahu pasti angka itu sebelum diketok DPRD dan TAPD,” jawabnya, dikutip Rabu (24/8/2022).

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini