Bontang-Sangatta Blackout, PLN Minta Maaf ke Masyarakat: Masih Berusaha Dinormalkan

Dijelaskan, petugas sedang berada di lapangan untuk memeriksa penyebab gangguan tersebut.

Denada S Putri
Senin, 31 Oktober 2022 | 15:56 WIB
Bontang-Sangatta Blackout, PLN Minta Maaf ke Masyarakat: Masih Berusaha Dinormalkan
Ilustrasi pemadaman listrik. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Arus listrik Bontang dan Sangatta, Kutai Timur (Kutim) padam pada Senin (31/10/2022) sejak pukul 11.03 WITA. Hal itu disebabkan adanya gangguan interkoneksi di Muara Badak dan Teluk Pandan.

Sementara informasi yang diterima, gardu induk yang berada di Bontang dan Sangatta sudah kembali bertegangan untuk penormalan pasokan listrik.

"Iya satu Bontang mati. Bahkan sampai ke Sangatta. Karena ada gangguan di Line Transmisi 150 Kv Muara Badak dan Teluk Pandan," ucap Manager ULP PLN Bontang Imam Saryoga, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, di hari yang sama. 

Dijelaskan, petugas sedang berada di lapangan untuk memeriksa penyebab gangguan tersebut. PLN juga menuturkan permintaan maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. 

Baca Juga:Pemilik Motor di Indonesia Jumlahnya 70 Juta, Usulan PKB Agar Jokowi Beri Subsidi BBM Masih Dihitung

"Masih berusaha dinormalkan kembali," lugasnya.

Untuk diketahui, pemadaman skala besar atau yang biasa disebut blackout dalam istilah kelistrikan, biasanya akan ada investigasi yang mendalam.

Mulai dari data rekaman besaran listrik sebelum, sesaat bahkan setelah gangguan, bakal dikumpulkan. Kemudian, data itu akan diproses dan di analisa.

Pendiskusian oleh para ahli selanjutnya akan terjadi. Lalu, diambil kesimpulan soal apa yang sudah terjadi. Dengan tujuannya, agar gangguan macam ini bisa dicegah di kemudian hari.

Sistem listrik interkoneksi, ketika jumlah bebannya bertambah atau pun jumlah pembangkitnya berkurang, maka sesaat frekuensi sistem listrik akan turun.

Baca Juga:Bertemu di Istana, Ketum PKB Minta Jokowi Beri Subsidi BBM untuk Motor hingga Subsidi Listrik

Untuk bisa mengembalikan frekuensi sistem listrik seperti semula, menjadi sangat penting bahwa pembangkit-pembangkit yang tersisa harus dapat mendeteksi terjadinya perubahan ini.

Maka, bisa menambah daya listrik yang dibangkitkannya. Demikian pula sebaliknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Benar-benar Asli Orang Jogja atau Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Warna Helm Motor Favorit Ungkap Karakter Pasangan Ideal, Tipe Mana Idamanmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kim Seon-ho atau Cha Eun-woo? Cari Tahu Aktor Korea yang Paling Cocok Jadi Pasanganmu!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini