PUPR Bontang Beberkan Penyebab Turap 50 Meter Patah di Kelurahan Api-api

Banjir yang dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah di belakang turap berongga dan terus membesar.

Denada S Putri
Minggu, 27 November 2022 | 17:30 WIB
PUPR Bontang Beberkan Penyebab Turap 50 Meter Patah di Kelurahan Api-api
Lokasi turap yang patah di RT 29 Kelurahan Api-api. [KlikKaltim.com]

SuaraKaltim.id - Penyebab turap di Kelurahan Api-api, Kecamatan Bontang Utara ambruk akhirnya terjawab. 

Hasil analisis tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang menyebutkan penyebab siring sungai ambles akibat banjir.

Banjir yang dengan intensitas tinggi menyebabkan tanah di belakang turap berongga dan terus membesar. 

Kondisi itu diperparah dengan bagian hulu yang belum diturap sekitar 35 meter. Di bagian ini air menyelinap ke belakang turap menyebabkan tanah jenuh dan labil. 

Baca Juga:PKT PUPR Hadirkan Program Pulihkan Ekonomi Masyarakat Terdampak Covid-19

"Bagian depan berongga dan belakang jenuh/labil sehingga 2 faktor itu penyebabnya," ujar Kepala Bidang (Kabid) Sanitasi dan Pengairan Dinas PUPR, Edy Suprapto, melansir dari KlikKaltim.com--Jaringan Suara.com, Minggu (27/11/2022). 

Mengatasi masalah itu, ia mengaku sudah menyiapkan upaya penanganan teknis. Rencananya, di bagian depan turap akan dipancang ulin atau beton precast.

Sedangkan bagian belakang turap akan dipasangi sand bag diperkuat dengan pasangan batu. 

"Untuk bagian hulu turap akan dipasang sand bag untuk menahan luapan air sungai ketika banjir agar tidak masuk ke wilayah permukiman dan sebagai barikade terhadap turap yang mengalami pergeseran," bebernya. 

PUPR Bontang Masih Analisis Penyebab Turap 50 Meter Patah

Baca Juga:Menteri PUPR Basuki Jadi Saingan Fotografer Legendaris Jogja, Posternya Mirip Anton Photo

Dinas PUPR Bontang masih menganalisis penyebab turap 50 meter patah di RT 29, Kelurahan Api-api ambruk. 

Siring penahan bibir sungai ini ambruk Senin, (14/11/2022) kemarin. Namun, hingga hari ini Dinas PUPR belum tahu persis usia bangunan hingga nominal proyek ini dikerjakan. 

"Masih dicari dokumennya ini," singkat Kabid Sanitasi dan Pengairan Edy Suprapto dikutip, Rabu (16/11/2022). 

Edy mengaku tim masih menganalisis di lapangan musabab siring sungai runtuh. Pun demikian, Edy memastikan proyek tak mungkin dibayar apabila tak sesuai spesifikasi.

"Iya kan dibayarnya pasti sesuai perencanaannya," lugas Edy. 

Kejadian turap ambruk ini mendapat catatan kritis dari DPRD Bontang. Komisi III DPRD curiga proyek ini menyalahi perencanaan atau saat pelaksanaan kerja. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini