Ismail Bolong Resmi Jadi Tersangka, Johannes Tobing: Sudah Ditahan

Pemeriksaan Ismail Bolong dilakukan selama 13 jam.

Denada S Putri
Rabu, 07 Desember 2022 | 13:42 WIB
Ismail Bolong Resmi Jadi Tersangka, Johannes Tobing: Sudah Ditahan
Pengacara Ismail Bolong Johannes Tobing saat keluar gedung Bareskrim Polri, Rabu (7/12/2022) dini hari WIB. (Suara.com/Yasir)

SuaraKaltim.id - Ismail Bolong resmi jadi tersangka dalam kasus suap tambang ilegal batu bara di Kalimantan Timur (Kaltim). Penetapan tersebut disampaikan Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipidter) Bareskrim Polri.

Kuasa hukum Ismail Bolong, Johannes Tobing membenarkan hal tersebut. Ia mengatakan pula, kliennya sudah ditetapkan menjadi tersangka setelah pemeriksaan dilakukan pihak kepolisian selama 13 jam.

“Perlu kita sampaikan IB (Ismail Bolong) sudah resmi jadi tersangka dan sudah resmi ditahan,” katanya, melansir dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Rabu (07/12/2022).

Kendati begitu, Johannes menegaskan penetapan tersangka Ismail Bolong ini tidak ada kaitannya dengan isu adanya setoran uang ke Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto. Melainkan, terkait tambang ilegal.

Baca Juga:Terkesan Ditutup-tutupi, Ismail Bolong Ternyata Sudah Diperiksa Bareskrim Sejak Selasa Pagi

“Kami harus bicara apa adanya terkait perkara yang di persangkakan ada 3 pasal terhadap klien kami Pak IB (Ismail Bolong), Pasal 158,159, 161 mengenai tambang ilegal perizinan dan distribusi sebagainya,” katanya.

Di sisi lain, Johannes mengklaim bahwa Ismail Bolong telah menegaskan tidak pernah bertemu Kabareskrim Polri di ruang kerjanya. Apalagi, memberikan suap terkait bisnis tambang ilegal tersebut.

“Beliau menyampaikan bahwa sejak menjadi anggota sampai berhenti di bulan Juli kemarin Pak Ismail Bolong itu tidak pernah bertemu dengan Kabareskrim. Jadi tolong di catat. Kalau dikenal secara pribadi ya kenal, karena pimpinan sebagai pimpinan di Bareskrim,” ungkapnya.

“Jadi jangan jadinya bertemu apalagi katanya sampai menjanjikan sesuatu itu tidak benar. Ini diklarifikasi betul bahwa Pak IB menyampaikan kepada saya ‘tolong pak sampaikan karna menyangkut nama baik orang,” imbuhnya.

Baca Juga:Kuasa Hukum Tinggalkan Ismail Bolong saat Masih Diperiksa Terkait Kasus Tambang Ilegal, Langsung Ditahan?

News

Terkini

Tampak, satpam itu pun mengantarkan anak jalanan itu sampai keluar.

News | 16:55 WIB

Berdasarkan narasi dalam video disebutkan jika peristiwa PNS wanita mengamuk itu terjadi di kantor Kelurahan Fookuni.

News | 16:41 WIB

Tim asuh Aji Santoso itu kini berada diperingkat 7 dengan poin 31 atau hanya selisih 4 poin dari Borneo FC.

News | 16:06 WIB

Dalam video itu, pelaku terlihat kembali mendatangi lokasi.

News | 17:00 WIB

Disebutkan jika aksi nekat wanita berhijab itu saat bertengkar di tempat ekstrem terjadi di jembatan Teluk Kendari.

News | 15:11 WIB

Lahan tersebut masuk dalam kawasan inti pusat pemerintahan (KIPP).

News | 15:00 WIB

Meski terlihat jalanan masih ramai dilintasi pengendara, keduanya tampak santai beraksi.

News | 14:54 WIB

Tato di lengan wanita itu tampak tertulis nama Bayu.

News | 18:43 WIB

Kasus pelecehan sang sopir angkot terhadap penumpang wanita direkam oleh penumpang lain.

News | 18:04 WIB

Pria bertopi dan berkemeja biru itu melawan saat hendak ditangkap polisi.

News | 17:49 WIB

Pihak keluarga dari anak perempuan itu pun akhirnya membuat klarifikasi.

News | 17:24 WIB

Tergambar lukisan mural dan grafiti menghiasi tembok tersebut.

News | 17:01 WIB

Hal itu disampaikan Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni belum lama ini.

News | 20:00 WIB

Dalam rekaman CCTV, pria yang sedang mengisi BBM itu langsung mendekati petugas SPBU setelah terjatuh.

News | 19:34 WIB
Tampilkan lebih banyak