Setelah dinyatakan positif, JBS langsung dipindah ke Hotel Grand Tiga Mustika Balikpapan untuk menjalani karantina. Sampel WGS JBS selanjutnya dikirim ke Laboratorium Universitas Mulawarman oleh Dinas Kesehatan Provinsi Kaltim.
"Pada 16 Januari, hasil tes WGS keluar. JBS terkonfirmasi positif Covid-19 Sub Varian XBB.1.5 Kraken," kata Zainul.
Selanjutnya JBS kembali menjalani tes PCR dengan hasil negatif pada 18 Januari. Karena dinyatakan negatif, dia kemudian dipindahkan ke salah satu hotel karantina yang disediakan perusahaan di kawasan Balikpapan Selatan.
"Saat ini yang bersangkutan sedang dipersiapkan untuk bekerja di lokasi pengeboran lepas pantai Selat Makassar," ungkap Zainul.
Baca Juga:Resah Didatangi Tim Survei Tanah, Pria di Balikpapan Diamankan Polisi Karena Angkat Senjata Api
Ditemukannya sub varian baru ini, kata Zainul tak lepas dari protokol ketat yang masih dijalankan oleh perusahaan tempat di mana JBS bekerja, PT UR.
Sebelumnya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerangkan bahwa Covid-19 varian Kraken telah masuk di Indonesia melalui Balikpapan. Budi menyebut kalau penularan Kraken terbilang cepat namun tidak mematikan.
"Kraken Ini masuk di Balikpapan, memang yang bersangkutan sudah pernah ke Jakarta," kata Budi di Gedung AA Maramis, Jakarta, Kamis (26/1/2023).
"Kraken yang kita amati penularannya memang cepat, tapi lemah," tambahnya.
Setelah mengetahui varian Kraken masuk ke Indonesia, pihaknya langsung melakukan pengawasan atau surveillance. Selain itu, penelusuran kontak erat dari pasien yang terpapar Kraken pun tengah dilakukan.
Baca Juga:Jokowi Ucapkan Terima Kasih ke Rakyat Karena Bantu Pemerintah Atasi Pandemi
Kontributor: Arif Fadillah