"Progres yang baik juga ditunjukkan pada pembangunan kantor presiden dan lapangan upacara di kawasan IKN yang juga telah mencapai 45,51 persen," katanya.
WIKA secara aktif bersinergi dengan Kementerian PUPR sebagai pemilik proyek untuk memastikan proses pembangunan di kawasan IKN berlangsung dengan lancar serta sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Pembangunan IKN sendiri berkontribusi terhadap penguatan kinerja keuangan Perseroan, karena proyek-proyek yang didapatkan oleh WIKA berasal dari APBN dan menggunakan skema pembayaran berdasarkan progres bulanan.
"Sekitar Rp4,8 triliunan sampai saat ini dari awal tender," lugasnya.
Baca Juga:Akmal Malik Ungkap Strategi untuk Tingkatkan Potensi Ekonomi di Sekitar IKN