Kasus DBD di Kaltim Tembus 1.551 Orang, Berau Tertinggi

Ada 7 kasus meninggal akibat DBD di Kaltim.

Denada S Putri
Selasa, 20 Februari 2024 | 12:45 WIB
Kasus DBD di Kaltim Tembus 1.551 Orang, Berau Tertinggi
Ilustrasi nyamuk demam berdarah dengue (DBD) (Pexels/Pixabay)

Ia menjelaskan, vaksinasi DBD bertujuan untuk meningkatkan imunitas atau daya kekebalan pada anak-anak, sehingga tidak muncul gejala berbahaya ketika digigit oleh nyamuk Aedes Aegypti, yang merupakan vektor DBD.

Selain vaksinasi, Dinkes Kaltim juga melakukan pengendalian vektor dengan melepaskan nyamuk Wolbachia, yang merupakan nyamuk Aedes Aegypti yang diberi bakteri Wolbachia, yang dapat menghambat penularan virus dengue.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini