Adapun IPA di Hwaseoung rupanya menjadi unit produksi air minum pertama di Korea Selatan yang menggunakan tata kelola dari smart system berbasis AI.
Perbedaannya dengan produksi IPA pada umumnya adalah bisa dikelola secara hemat biaya dan rendah karbon.
Hal itu lantaran semua instalasi pengolahan air itu dioperasikan secara otomatis dengan sistem otonom.
Adapun, sistem otonom tersebut merupakan sistem yang bisa memprediksi dan mengontrol bagaimana penggunaan dari daya secara real time.
Baca Juga:Siap Sambut IKN , Penajam Paser Utara Perketat Pengawasan Tenaga Kerja Asing
Contohnya adalah mengontrol seberapa banyak bahan dari pengendap atau koagulan yang haeus dikenakan, maka sistem otomatis dari AI itu sudah bisa menakar atau memutuskannya secara mandiri.
Termasuk dengan waktu yang dibutuhkan untuk proses pengadukan dalam dalam flokulasi, yaitu proses material mikro dalam air baku saling menempel hingga membentuk butiran yang lebih berat dan besar.
Nantinya, di wilayah IKN Nusantara ini akan membuat hal yang sama terkait tata kelola dan seluk beluk terkait dengan pengoperasian IPA ini.
Kontributor : Maliana
Baca Juga:Pj Gubernur Berharap IKN Diberkahi dan Kuliner Kaltim Mendunia Lewat Haji