8 Prinsip Pembangunan IKN Nusantara, Ada Rendah Emisi Karbon Hingga Akses Terjangkau

Prinsip pertama dalam pembangunan IKN Nusantara adalah selaras dengan alam atau mendesain kota yang sesuai dengan kondisi alam.

Eviera Paramita Sandi
Rabu, 29 Mei 2024 | 17:46 WIB
8 Prinsip Pembangunan IKN Nusantara, Ada Rendah Emisi Karbon Hingga Akses Terjangkau
Ilustrasi penduduk di IKN. [Ist]

Kemudian bisa datang sekira kurang lebih 50 menit untuk mendapat koneksi transit ekspres dari Kawasan Inti Pusat Pemerintahan ke  bandara strategis pada tahun 2030.

4. Rendah emisi karbon

Instalasi kapasitas energi terbarukan akan memenuhi 100 persen kebutuhan energi IKN dan 60 persen penghematan energi untuk konservasi energi dalam gedung.

Pemerintah menargetkan adanya net zero emission untuk IKN di 2045 di kawasan seluas 256.142 Ha ini.

Baca Juga:Pemkab PPU dan Badan Bank Tanah Jalin Kerjasama, Tarik Investor ke Kawasan IKN

5. Sirkuler dan tangguh

Nantinya 10 persen dari lahan 256.142 Ha tersedia untuk kebutuhan produksi pangan, 60 persen daur ulang timbulan limbah padat di tahun 2045 dan 100 persen air limbah akan diolah melalui sistem pengolahan pada tahun 2035.

6. Aman dan terjangkau

Pemerintah menargetkan kota ini akan menjadi Ranking 10 besar kota paling layak huni  di dunia pada tahun 2045.

Pemukiman yang ada dan terencana di  kawasan 256.142 Ha ini memiliki akses terhadap infrastruktur penting di 2045 seperti perumahan layak, aman, dan terjangkau yang memenuhi rasio hunian berimbang.

Baca Juga:Erick Thohir Ajak Konglomerat Dubai Mohamed Alabbar Kunjungi IKN, Cari Investor Baru?

7. Nyaman dan efisien melalui Teknologi

Mewujudkan peringkat sangat tinggi dalam E-Government Development Index (EGDI) oleh PBB dan 100 persen konektivitas digital dan teknologi, informasi, serta komunikasi untuk  semua penduduk dan bisnis. Termasuk 75 persen kepuasan dunia usaha atas layanan digital.

8. Peluang ekonomi untuk semua

Pemerintah menargetkan adanya 0 persen kemiskinan pada populasi IKN pada tahun 2035 dengan pendapatan domestik regional bruto (PRDB) per kapita setara ekonomi berpendapatan tinggi dan Rasio Gini regional  terendah di Indonesia pada tahun 2045.

Kontributor : Maliana

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak