Tugu Pesut Samarinda Picu Pro-Kontra dari Warga, Wali Kota Andi Harun: Seni itu Subjektif

Menurut Andi Harun, seni adalah sesuatu yang sifatnya subjektif dan sering kali dipahami secara berbeda oleh setiap individu.

Denada S Putri
Minggu, 05 Januari 2025 | 16:30 WIB
Tugu Pesut Samarinda Picu Pro-Kontra dari Warga, Wali Kota Andi Harun: Seni itu Subjektif
Tugu Pesut simpang empat Mall Lembuswana, Samarinda. [kaltimtoday.co]

SuaraKaltim.id - Wali Kota Samarinda, Andi Harun, memberikan tanggapan terkait polemik yang berkembang di masyarakat mengenai Tugu Pesut di simpang empat Mall Lembuswana. Ia menilai bahwa kontroversi tersebut adalah hal yang wajar, terutama karena desain tugu mengadopsi konsep modern yang membutuhkan pemahaman lebih dalam dari publik.

Tugu Pesut merupakan bagian dari upaya besar Pemkot Samarinda untuk mempercantik kota melalui elemen taman dan aksesoris kota lainnya. Andi Harun mengetahui program pembangunannya, tidak semua elemen dapat diterima secara positif oleh masyarakat. Hal itu disampaikan Andi Harun pada Jumat (03/01/2025).

"Keinginan menata kota Samarinda itu dari berbagai aspek, termasuk aspek taman dan aksesoris. Kalau di antara 10 program ada satu yang menjadi pro dan kontra, ya kami terima," jelasnya, disadur dari kaltimtoday.co--Jaringan Suara.com, Minggu (05/01/2025).

Menurut Andi Harun, seni adalah sesuatu yang sifatnya subjektif dan sering kali dipahami secara berbeda oleh setiap individu. Meski demikian, ia mengaku memahami bahwa perdebatan publik terhadap Tugu Pesut tidak dapat dihindari dan menganggapnya sebagai bagian dari dinamika pembangunan.

Baca Juga:Jalan Poros Menuju IKN Longsor dan Terbelah Dua, Warga Rekam Kejadian Mencekam

Lebih lanjut, Andi Harun menyebutkan bahwa tidak semua program pemerintah mendapatkan tanggapan negatif. Program seperti pengendalian banjir, penataan Pasar Pagi, revitalisasi GOR Segiri, dan penanganan trotoar justru mendapatkan apresiasi dari masyarakat.

Kritik terhadap Tugu Pesut, menurutnya, adalah bagian kecil dari keseluruhan upaya pembangunan kota yang terus berjalan.

"Kadang-kadang kita harus menerima kritikan itu sebagai obat. Mudah-mudahan ada hikmahnya," katanya.

Selain itu, dalam konteks tata ruang kota, Andi Harun menyarankan agar masyarakat mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari Ditjen Cipta Karya.

Sebagai Wali Kota, ia mengakui bahwa dirinya tidak memiliki keahlian khusus dalam perspektif seni atau tata ruang. Hal ini ia serahkan sepenuhnya kepada pihak teknis yang lebih berkompeten.

Baca Juga:Warga Sepaku Lega, Ganti Rugi Lahan Jalan Tol IKN Sudah Dicairkan

Ia juga berharap masyarakat dapat memahami bahwa karya seni seperti Tugu Pesut memiliki nilai ilustratif yang mungkin membutuhkan waktu untuk diterima oleh publik.

Meski ada pro dan kontra, Andi Harun yakin bahwa seiring waktu masyarakat akan lebih memahami konsep dan tujuan dari pembangunan tersebut.

"Saya bukan orang tata ruang, jadi tidak bisa memberi perspektif yang lebih jauh terhadap sebuah karya seni," ucapnya.

"Kesimpulannya, kalau ada satu atau dua program Pemkot yang mendapatkan kritikan, kami lapang dada menerima. Itu masukan dan obat bagi pemerintah kota," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini