Cerita ke Guru, Bocah Kelas 3 SD Ungkap Eksploitasi oleh Ibu dan Ayah Tiri

Dari pengakuannya, sang ibu bukan hanya menjajakan dirinya kepada pria dewasa, tetapi juga membiarkan suami sirinya memperkosa korban.

Denada S Putri
Minggu, 21 September 2025 | 16:58 WIB
Cerita ke Guru, Bocah Kelas 3 SD Ungkap Eksploitasi oleh Ibu dan Ayah Tiri
Ilustrasi eksploitasi anak. [Ist]
Baca 10 detik
  • Dari Rp 3,5 Juta Kini Rp 2,35 Juta, Guru ASN Kubar Protes Pemotongan TPP
  • Ribuan Kasus TBC di Samarinda, 44 Warga Meninggal Sepanjang 2025
  • SMA 13 Samarinda Jadi Sorotan, Satgas Akui Ada Celah dalam Pengawasan MBG

SuaraKaltim.id - Kasus eksploitasi seksual terhadap anak kembali mencoreng Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Polresta Samarinda bergerak cepat mengamankan sepasang pelaku, yakni ibu kandung berinisial R (46) dan suami sirinya H (63), setelah laporan diterima kepolisian.

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polresta Samarinda, Ipda Novi Hari Setyawan, Sabtu, 20 September 2025.

“Betul, mulai kemarin sudah diamankan,” ujarnya, disadur dari keterangan resminya, dikutip Minggu, 21 September 2025.

Baca Juga:SMA 13 Samarinda Jadi Sorotan, Satgas Akui Ada Celah dalam Pengawasan MBG

Ia menjelaskan, keduanya langsung diamankan sejak laporan masuk.

“Saat ini masih dilakukan pemeriksaan,” tambahnya.

Kasus ini mencuat setelah korban yang masih duduk di bangku kelas 3 SD memberanikan diri bercerita kepada gurunya.

Dari pengakuannya, sang ibu bukan hanya menjajakan dirinya kepada pria dewasa, tetapi juga membiarkan suami sirinya memperkosa korban.

“Iya korban diancam sama ibunya harus ngikutin apa yang disuruh ibunya kalau tidak korban diancam diberhentikan sekolah, dipukul bahkan hingga ancaman akan dibunuh,” ungkap aktivis perlindungan anak, Rina Zainun.

Baca Juga:Dari Rp 3,5 Juta Kini Rp 2,35 Juta, Guru ASN Kubar Protes Pemotongan TPP

Rina menuturkan, korban bahkan sudah mengalami praktik keji itu sejak duduk di kelas 1 SD.

“Korban bercerita bahwa dia melayani beberapa pria, mereka (pria hidung belang) langsung menghubungi ibunya, kemudian diantar ibunya hingga selesai. Itu dilakukan sejak kelas 1 sampai kelas 3 SD, dan terakhir dilakukan malam Jumat, 11 September 2025,” jelasnya.

Dengan keberanian korban melapor dan respons cepat sekolah serta aparat, kasus ini kini tengah didalami untuk memastikan keadilan bagi anak yang menjadi korban eksploitasi oleh orang terdekatnya sendiri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini