Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026

Jika musim kemarau tiba, maka kawasan pertanian akan kesulitan mendapatkan air.

Eko Faizin
Kamis, 16 April 2026 | 17:40 WIB
Kaltim Diminta Waspada Potensi Kemarau Juni-Agustus 2026
Ilustrasi musim kemarau. [Antara/Fakhri Hermansyah]
Baca 10 detik
  • Semua pihak di Kaltim diminta menyiapkan mitigasi menghadapi musim kemarau.
  • Musim tersebut diperkirakan terjadi di Kaltim pada Juni, Juli, hingga Agustus 2026.
  • BMKG mengingatkan untuk mengantisipasi sumber air hingga potensi karhutla.

SuaraKaltim.id - BMKG Samarinda meminta semua pihak terkait di Kalimantan Timur (Kaltim) hingga kabupaten/kota menyiapkan mitigasi dalam menghadapi perkiraan musim kemarau.

Kepala Stasiun Meteorologi Kelas III Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto BMKG Samarinda Riza Arian Noor menyampaikan kemarau itu akan terjadi pada Juni, Juli, hingga Agustus 2026.

"Semua pihak terkait kami harap melakukan kesiapsiagaan menghadapi dinamika iklim saat ini dan prakiraan kemarau yang akan terjadi mendatang," ujarnya dikutip dari Antara, Kamis (16/4/2026).

Pihak terkait itu antara lain Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Dinas Perkebunan, Dinas Peternakan, Dinas Pemadam Kebakaran, dan Dinas Kehutanan.

Riza menuturkan di balik angka dan grafik yang BMKG sajikan terkait prediksi cuaca, terdapat nilai strategis bagi banyak sektor kehidupan, baik terkait mitigasi yang berhubungan dengan pendayagunaan sumber daya air, sektor pangan, kewaspadaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), maupun kemungkinan kekeringan.

Jika musim kemarau tiba, maka kawasan pertanian akan kesulitan mendapatkan air, sehingga tanaman yang berada di lahan kering akan sulit tumbuh seiring kekeringan yang melanda. Bahkan jika tumbuh pun, berpotensi menghasilkan panen yang tidak maksimal.

Untuk itu, dinas terkait tentu memiliki kewenangan dalam penyediaan air bagi pertanian, misalnya memaksimalkan fungsi waduk, bendungan, irigasi, danau penampungan, hingga sumur-sumur untuk mencukupi air pada tanaman.

Sedangkan instansi yang bergerak di sektor kebencanaan, kehutanan, dan lainnya yang masih berkaitan diimbau intensif melakukan kolaborasi dalam mitigasi karhutla.

Ia menyebutkan kemarau di sejumlah wilayah di Kaltim secara umum diawali pada Juni, sedangkan rincian per kabupaten/kota, yakni di Kabupaten Berau, Kutai Timur, dan Kutai Kartanegara diperkirakan terjadi pada pertengahan Juni hingga Agustus, awal kemarau di Kota Bontang pertengahan Juni, di Samarinda pertengahan atau akhir Juni.

Di Kota Balikpapan, Kabupaten Paser, Kutai Barat, dan Penajam Paser Utara diawali akhir Juni hingga awal Juli, sementara di Kabupaten Mahakam Ulu diperkirakan tidak terjadi kemarau, namun hujan sepanjang tahun.

"Provinsi Kaltim memiliki 20 zona musim, terdiri atas 16 zona musim yang mempunyai dua musim yakni musim hujan dan kemarau yang melanda sembilan daerah. Kemudian ada 4 zona musim yang merupakan wilayah hujan sepanjang tahun yakni di Mahakam Ulu dan sebagian Kabupaten Kutai Barat," tegas Riza.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini