Baca 10 detik
- Pelaku usaha di Kabupaten Paser mengadu ke Pemprov Kaltim karena pembayaran material pembangunan dapur MBG tertunggak.
- Dua kontraktor proyek dilaporkan belum melunasi kewajiban material dengan total nilai kerugian mencapai sekitar Rp3,5 miliar.
- Para pemasok berharap pemerintah memfasilitasi penyelesaian pembayaran agar perputaran modal usaha mereka tidak terus terganggu.
Kondisi tersebut membuat mereka cemas apabila masalah yang terjadi di Long Ikis tidak segera mendapatkan penyelesaian.
Maskur menegaskan para pelaku usaha masih mengedepankan penyelesaian secara baik-baik. Namun apabila tidak ada kejelasan dalam waktu dekat, mereka mempertimbangkan untuk membawa persoalan tersebut ke tingkat pusat.
"Kalau tidak ada kejelasan, kami siap menindaklanjuti ke pusat. Yang kami perjuangkan hanya hak kami sebagai pemasok yang sudah menyerahkan material untuk proyek tersebut," tegasnya.