Baca 10 detik
- Orangtua di Kalimantan Timur terpaksa menalangi pembelian seragam akibat keterlambatan distribusi bantuan pemerintah dalam dua tahun terakhir.
- Praktisi pendidikan Abdul Rozak menyatakan keterlambatan seragam berpotensi menimbulkan dampak sosial dan rasa tersisihkan bagi siswa di sekolah.
- Rozak mendorong pemerintah memangkas rantai distribusi serta melibatkan UKM penjahit lokal agar seragam siap saat tahun ajaran baru.
"Mata rantainya harus diputus. Setiap sekolah diberi otonomi bekerja sama dengan UKM yang ditunjuk. Ketika siswa daftar ulang, langsung diukur bajunya, jadi bisa cepet distribusinya," tegas Rozak.