- Seorang pria berinisial WA mengamuk dan mengancam orang tuanya di Samarinda Ilir pada Jumat (23/10/2026).
- Kemarahan pelaku dipicu oleh kekesalan karena permintaan untuk dibelikan sepeda motor baru tidak dapat dipenuhi keluarga.
- WA berhasil diamankan oleh warga setempat dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diproses.
SuaraKaltim.id - Seorang pria berinisial WA (26) di Samarinda Ilir, Kota Samarinda diamankan warga setelah diduga mengamuk, merusak sejumlah barang di rumah, dan mengancam orang tuanya, Jumat (23/10/2026).
Situasi di lokasi sempat memanas ketika warga berusaha menghentikan keributan. WA kemudian mengalami luka-luka saat diamankan sebelum diserahkan kepada petugas untuk dibawa ke kantor polisi.
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sidomulyo, Aiptu Teguh Setiawan, mengatakan kejadian tersebut dilaporkan oleh orang tua WA, Sugiyo.
"Sudah beberapa kali dilakukan mediasi oleh pihak keluarga. Hari ini kembali terjadi kejadian serupa," ujarnya dikutip dari Kaltimetam--jaringan Suara.com.
Laporan itu berkaitan dengan dugaan pengerusakan barang dan ancaman yang dialami keluarga. Menurutnya, perselisihan antara WA dan keluarganya bukan persoalan yang baru muncul.
Dari keterangan yang disampaikan keluarga kepada petugas, keributan diduga dipicu permintaan WA agar dibelikan sepeda motor.
Sebelumnya, orang tuanya disebut pernah membelikan kendaraan untuk WA, tetapi motor tersebut kemudian dijual.
Ketika permintaan untuk membeli kendaraan kembali tidak dapat dipenuhi, WA diduga meluapkan kemarahannya dengan merusak sejumlah barang di rumah, termasuk peralatan elektronik.
Pelaku mengancam menggunakan parang, yang membuat situasi semakin mengkhawatirkan. Manun, senjata tajam yang disebut dalam keterangan warga belum ditemukan saat dilakukan pencarian.
"Informasi dari warga, pelaku sempat mengancam menggunakan parang. Namun, saat kami mencari barang tersebut, parangnya belum ditemukan," tegas Aiptu Teguh.