SuaraKaltim.id - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) memastikan rencana pembangunan ibu kota negara (IKN) di Kalimantan Timur ditunda.
Pemerintah masih fokus pada penyelesaian pandemi Corona.
Meski pembangunannya ditunda, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa memastikan proses dukungan pada tim komunikasi dan koordinasi strategis tetap mendapat alokasi anggaran di tahun 2021.
Pemerintah Provinsi Kaltim, membenarkan hal itu.
Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi mengatakan keputusan terkait pembangunan IKN sepenuhnya berada di tangan Pemerintah Pusat.
Sebagai Pemerintah Provinsi Kaltim, pihaknya hanya mengikuti segala kebijakan Pemerintah Pusat.
“IKN ditunda. Pemprov Kaltim ikut dengan kebijakan pusat,” kata dia (9/9/2020).
Mundurnya rencana pembangunan IKN, ternyata didukung oleh Masyarakat Kaltim.
Covid-19 yang membuat Indonesia masuk dalam zona merah, mengharuskan Kaltim juga ikut antisipasi terutama dalam tiap pergerakan pembangunan di daerah.
Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Terbanyak di Kaltim dari Kota Balikpapan
Koordinator Pokja 30 Kaltim, Buyung Marajo mendukung kebijakan penundaan pembangunan IKN.
Menurut Buyung, pemerintah harus mendahulukan keselamatan jiwa rakyatnya, ketimbang pembangunan IKN.
“Sangat mendukung keputusan penundaan itu. Pemerintah harus mendahulukan penanganan dan penekanan Covid-19. Ini menyangkut keselamatan jiwa rakyat Indonesia,” kata dia.
Buyung menilai, saat ini yang paling diharapkan rakyat adalah kehadiran Pemerintah Indonesia dalam menanggulangi bencana dan wabah ini.
“Ya kita melihat negara memang harus hadir, dalam hal ini penanganan wabah Covid-19. Negara harus hadir untuk keselamatan jiwa warganya,” imbuhnya.
Meski ditunda, kesiapan Pemprov Kaltim menyambut IKN tidak pernah surut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Usai Heboh, Pelindo Jasa Maritim Copot Silfester Matutina dari Komisaris Usai 5 Hari Menjabat
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi