SuaraKaltim.id - Mahasiswa Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Samarinda, berhasil mengembangkan aplikasi foto paru (Xray) yang bisa mendeteksi paparan COVID-19 melalui foto rontgen paru-paru.
Direktur Politani Samarinda Hamka di Samarinda, Selasa (28/9/2020) menjelaskan latar belakang dibuatnya aplikasi Xray.
Menurutnya, karena kondisi saat ini seluruh dunia dan Indonesia menghadapi pandemi, sehingga muncul ide untuk mendeteksi cepat COVID-19.
"Ide ini muncul ketika mahasiswa berdiskusi dan lahirlah gagasan mencoba membuat aplikasi menggunakan handphone android untuk mendeteksi Covid-19 dengan menggunakan citra Xray (foto rontgen) dan dari foto itu difoto kembali melalui kamera android,” jelasnya.
Fungsinya, lanjut dia, alat itu akan mendeteksi penggambaran apakah seseorang terinfeksi Covid-19, sehingga bisa diketahui positif atau negatif.
Hamka menyebut, melalui aplikasi tersebut, bukan hanya untuk kesehatan, tetapi nantinya bisa digunakan memfoto kondisi tanaman, sehingga diketahui apakah tanaman terserang penyakit atau tidak, juga kematangan buah.
“Aplikasi yang berbasis Android dan Ios ini meraih peringkat 4 nasional, pada acara Dilo Hackathon Festival (DHF) pada 18 September 2020 yang diprakarsai Telkom Indonesia dan aplikasi nantinya akan dipatenkan,” ucap Hamka.
Mahasiswa Politani lantas memamerkan aplikasi itu pada Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi. Hadi sangat mengapresiasi pencapaian tersebut.
“Sebagai sebuah inovasi, penemuan ini sangat luar biasa. Kita berharap seluruh kampus juga SMK mengembangkan inovasi. Contohnya, negara Jepang yang tidak memiliki persawahan, tetapi bisa menghasilkan berton-ton beras karena inovasi,” ujar Hadi Mulyadi. (Antara)
Baca Juga: Peringati G30S/PKI, Warga Samarinda Kibar Bendera Setengah Tiang
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
Terkini
-
Kasus ISPA di Kaltim Melonjak Drastis, 3 Daerah Mendominasi
-
Wali Kota Andi Harun Buka Suara soal Korupsi Varia Niaga Rp30,97 Miliar
-
Tersangka Korupsi Batu Bara Rp30,9 Miliar, Dirut Varia Niaga Samarinda Tidak Ditahan
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar