SuaraKaltim.id - Sebelum melakukan aksi unjuk rasa tolak UU Cipta Kerja, para demonstran diharapkan dapat melakukan melakukan rapid test.
Hal itu diungkapkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty.
Menurutnya, Pemkot Balikpapan memfailitasi rapid test gratis di puskesmas setempat.
Diutamakan, bagi perseta aksi demo maupun petugas keamanan jalannya aksi unjuk rasa.
“Tidak untuk umum. Rapid test ini bukan untuk seluruh masyarakat ya, tapi khusus untuk peserta demo yg merasa perlu rapid test. Silakan datang ke puskesmas sesuai domisili masing-masing,” katanya di Balikpapan (12/10/2020).
Dijelaskan dia, Pemkot Balikpapan menghgindari adanya klaster baru yaitu klaster demo.
Untuk itu, Wali Kota Balikpapan mengambil inisiatif pelayanan rapid test bagi peserta aksi unjuk rasa.
“Pak Wali Kota membuka kesempatan ini sbagai skrining untuk mendeteksi dini jika ada kluster demo, Artinya Pemerintah menyiapkan layanan deteksi dini,” ujarnya.
Pihaknya mengharap, peserta aksi dapat mengupayakan anjuran tersebut untuk menekan angka penyebaran Covid-19 di Kota Balikpapan.
Baca Juga: Bandara Kualanamu Terapkan Safe Travel di Tengah Pandemi Covid-19
“Dibutuhkan kesadaran peserta demo, untuk rapid test ini. Disilahkan datang langsung ke Puskesmas, tidak ada persyaratan tertentu,” pungkasnya.
Kontributor : Fatahillah Awaluddin
Berita Terkait
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
Terkini
-
Kritik Tajam Prabowo soal Mobil Dinas Rudy Mas'ud Rp8 M: Mobil Presiden Rp1 Miliar
-
Penumpang Arus Balik di Terminal Samarinda Melonjak Dibanding Arus Mudik
-
BRILink Rieche Endah Jadi Bukti Komitmen BRI untuk Dorong Inklusi Keuangan
-
Mutilasi Wanita dengan Mandau, Suami Siri dan Temannya Dibekuk di Samarinda
-
Remittance Migrant BRI Naik 27,7%, 1,2 Juta Agen Siap Layani