SuaraKaltim.id - Penjabat Sementara ( Pjs) Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Teguh Setyabudi fokus mengurus masalah infrastruktur di daerah perbatasan Kaltara - Malaysia.
Hal itu dia tegaskan saat menemui Komandan Satuan Tugas Marinir Ambalat XXVI, Letnan Satu (Lettu) Marinir, Muhammad Adam Septian Keulana di Ruang Pertemuan VIP Bandara Juwata Tarakan.
Menurutnya, kawasan perbatasan harus menjadi perhatian. Pasalnya, perbatasan merupakan daerah yang luas dan berbatasan dengan negara lain.
Dilanjutkan dia, pemerintah memberikan atensi terhadap kondisi perbatasan saat ini.
Dengan kondisi geografis yang cukup luas, kehadiran negara harus ada memberikan manfaat untuk warga perbatasan.
“Misalnya pembangunan infrastruktur. Dalam waktu dekat saya juga akan ke Krayan, untuk meninjau pembangunan infrastruktur di sana, sekaligus meresmikan Toko Indonesia,” katanya di Tarakan (12/10/2020).
Pada kesempatan itu, Lettu Keulana menyampaikan laporan terkait perkembangan pengamanan di wilayah perbatasan saat ini.
“Kita bersilaturahmi, karena saya baru bertugas di Kaltara ini. Kita juga melaporkan update perkembangan pengamanan perbatasan,” ujarnya.
Baca Juga: Pjs Gubernur Kaltara : UU Cipta Kerja Solusi Pencaker dan Pengangguran
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kaltim Hadapi Tantangan Backlog 591 Ribu KK, Program Rumah Subsidi Digenjot
-
BKSDA Kaltim Lepasliarkan Orang Utan yang Viral Melintas di Jalan
-
Kawat Medis Tertinggal Dalam Jantung, Dugaan Malpraktik di RSUD Samarinda
-
PHRI Kritik Gubernur Rudy Mas'ud yang Utamakan Hotel BUMD untuk Kegiatan Dinas
-
Rudy Mas'ud Arahkan Kegiatan ke Hotel BUMD, Dinas Pariwisata Ungkap Alasannya