Fitur People Detection tidak akan berfungsi di iPhone lama, iPhone 12, iPhone 12 Mini, atau bahkan iPad Air baru.
Deteksi ini menggunakan fitur ARKit People Occlusion untuk mendeteksi apakah seseorang berada di bidang pandang kamera dan memperkirakan seberapa jauh orang tersebut.
Pemindai lidar membuat perkiraan lebih akurat. Ini mengirimkan semburan cahaya singkat dan mengukur berapa lama cahaya kembali ke pemindai lidar. Sayangnya, fitur baru ini tidak berfungsi di lingkungan gelap atau minim cahaya.
Semua deteksi tersebut terjadi secara real time untuk memberikan umpan balik tentang seberapa jauh seseorang dari pengguna. Pengguna akan mendapatkan umpan balik dari People Detection dalam empat cara dan dapat digunakan dalam kombinasi apa pun.
Dilansir dari CNET, Sabtu (31/10/2020), salah satu cara untuk mendapatkan informasi tentang jarak kedekatan seseorang adalah melalui bacaan yang terdengar. Ponsel akan mengeluarkan suara dengan lantang, seperti "15, 14, 13" dan seterusnya jika pengaturan diatur ke ukuran kaki. Ini akan memberikan jarak dalam setengah meter untuk pengguna yang memilih unit pengukuran tersebut.
Pengguna iPhone 12 Pro juga dapat mengatur jarak ambang dengan dua nada audio yang sangat berbeda, di mana satu saat orang berada di luar jarak itu dan yang lainnya ketika orang lebih dekat dengan pengguna.
Jenis peringatan ketiga adalah melalui umpan balik haptic. Semakin jauh seseorang, semakin rendah dan lambat denyut fisik haptic.
Semakin dekat seseorang, maka semakin cepat haptic berdengung. Opsi lainnya adalah pembacaan visual di layar perangkat sendiri. Dalam hal ini, perangkat akan menyebutkan seberapa jauh orang tersebut dan garis putus-putus akan menunjukkan di mana orang tersebut berada di layar,
People Detection ada di aplikasi Magnifier. Pengguna dapat meluncurkannya menggunakan pengaturan Apple Back Tap atau melalui tombol samping triple-click untuk pintasan Accessibility.
Baca Juga: Apple Hadirkan Fitur Baru Khusus Pengguna Tunanetra di iPhone 12 Pro
Fitur ini dirancang untuk menjadi alat situasional yang dapat diaktifkan saat pengguna membutuhkannya. Untuk saat ini, fitur tersebut hanya mampu mendeteksi orang tapi pengembang mengatakan, akan menggunakan teknologi lidar untuk membuat aplikasi mendeteksi objek.
Apple telah menjadikan aksebilitas sebagai fokus selama beberapa dekade. Menurut Apple, teknologi seharusnya dapat diakses oleh semua orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Demo di Kaltim Memanas, Massa Lempar Sayuran Busuk ke Kantor Rudy Mas'ud
-
Remaja 13 Tahun asal Samboja Jadi Korban ke-57 Tewas di Lubang Tambang
-
Daftar 3 Prajurit TNI Gugur, Korban Helikopter Jatuh saat Padamkan Karhutla
-
Tiga Prajurit TNI Gugur dalam Kecelakaan Helikopter saat Misi Karhutla di Kalteng
-
Massa Kembali Demo di Kantor Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud ke Jakarta