SuaraKaltim.id - Politikus Amien Rais dan salah seorang deklarator KAMI Marwan Batubara sowan ke kediaman Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab di kediamannya, Jalan Petamburan III, Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020).
Amien Rais bungkam setelah bertemu Habib Rizieq. Dia enggan menyampaikan hasil pertemuannya Rizieq. Pendiri Partai Ummat itu memilih bergegas usai pertemuan. Namun Marwan mengungkapkan isi pertemuan Amien dengan Rizieq.
Menurut salah satu deklarator KAMI itu, Amien hanya menyampaikan ucapan selamat datang kepada Rizieq yang akhirnya pulang ke Indonesia.
"Iya (tadi saya bertemu Rizieq dengan Amien Rais), kita memang sengaja minta waktu khusus. Pak Amien menyampaikan selamat datang ke habib Rizieq," kata Marwan seusai bertemu Rizieq di Petamburan.
Marwan menilai tak ada pembahasan spesifik yang dibicara Amien dengan Habib Rizieq. Menurutnya, Amien hanya menyampaikan layaknya penyambutan orang banyak.
"Pak Amien ya, saya kira sama saja. Namanya yang datang bertamu ini banyak mengucapkan selamat datang," tuturnya.
Sementara di lain sisi, Marwan berbicara soal kemungkinan mengajak Rizieq bergabung bersama KAMI. Namun hal itu belum dicarakan secara serius.
"Tidak menutup kemungkinan (untuk bergabung dengan KAMI). Tapi saya kira kita belum bicara sampai ke sana."
Marwan menuturkan, Habib Rizieq mendorong agar terbentuk poros kekuatan dengan partai-partai yang seide.
Baca Juga: Pengamat: Prabowo Jangan Cuek ke Habib Rizieq, Suatu saat Butuh Lagi
"Intinya bahwa habib itu mendorong partai-partai yang punya aspirasi sama dengan habib atau dengan mayoritas orang yang merasa ada sesuatu yang perlu diperbaiki itu saya kira otomatis bergabung," ujar Marwan.
Sebelumnya, Anies Baswedan lebih dulu bertemu dengan pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Muhammad Rizieq Shihab Selasa (10/11) malam di Petamburan, Jakarta Pusat.
Hal tersebut diketahui lewat unggahan foto di akun media sosial Instagram Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tengku Zulkarnain pada Rabu pukul 00.00 WIB.
Dalam unggahan foto yang diberi judul Pertemuan Empat Sahabat tersebut, terlihat Anies Baswedan duduk paling kiri, di sebelahnya ada Rizieq Shihab, disusul Tengku dan Hanif Al-Athos (menantu Rizieq) yang duduk paling kanan.
Saat dikonfirmasi, Tengku Zulkarnain membenarkan telah terjadi pertemuan tersebut yang terjadi selepas waktu Isya.
Tengku mengaku dalam pertemuan tersebut mereka hanya melepas rindu sambil minum teh dan tidak ada pembicaraan yang mengarah ke unsur politik.
Berita Terkait
-
Pengamat: Prabowo Jangan Cuek ke Habib Rizieq, Suatu saat Butuh Lagi
-
Prajurit TNI AU Diborgol Diduga yang Teriak 'Kami Bersamamu Habib Rizieq'
-
Anies Temui Rizieq yang Belum Jalani Karantina, Gerindra: Ya Gak Apa-apa...
-
Akun-Akun Pengunggah Tentang Rizieq Dibanned Facebook, Jubir FPI: EGP Lah!
-
Habib Rizieq Kemungkinan Bergabung dengan KAMI Bersama Gatot Nurmantyo
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Klarifikasi Pemprov Kaltim Terkait Flyer Debat Rudy Mas'ud vs BEM KM Unmul
-
Polisi Viral Merokok Sambil Nyetir: Saya Berjanji Takkan Mengulangi Lagi
-
Oknum Polisi Viral Nyetir Sambil Merokok di Banjarmasin Terancam Sanksi
-
Berpangkat AKBP, Polisi Ngeyel Ditegur Merokok Sambil Nyetir Akhirnya Minta Maaf
-
Klarifikasi Lagi! Pemprov Ungkap Isu Rehab Rumah Dinas Gubernur Kaltim Rp25 Miliar