SuaraKaltim.id - Persoalan jalan rusak ternyata masih menjadi permasalahan yang muncul di Kabupaten Penajam Paser Utara yang digadang-gadang bakal menjadi wilayah calon ibu kota negara.
Seperti yang terjadi di Desa Sri Raharja, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara.
Saking seringnya usulan warga setempat mengusulan perbaikan jalan antardesa yang rusak parah ke kabupaten, namun belum direspon, membuat mereka urunan atau mengumpulkan dana secara pribadi untuk melakukan perbaikan sementara.
Kepala Urusan Pemerintahan Desa (Pemdes) Sri Raharja, Suprihatin mengungkapkan, jalan penghubung antardesa sudah lama sekali kondisinya rusak parah.
Pemdes bahkan sering mengusulkan perbaikan jalan penghubung antardesa kepada pemerintah kabupaten dalam musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) kecamatan.
"Hampir setiap tahun kami usulkan perbaikan jalan penghubung antardesa itu karena berpengaruh harga jual produksi pertanian di Desa Sri Raharja," ujarnya saat ditemui Antara di Penajam, Rabu (18/11/2020).
Bahkan, warga Desa Sri Raharja sempat berinisiatif "patungan" untuk "tambal sulam" jalan penghubung antardesa tersebut, namun tidak bertahan lama.
Keluhan juga disampaikan warga setempat Safrudin yang berharap pemkab bisa meningkatkan jalan penghubung antardesa itu menjadi semenisasi, sehingga mudah dilalui khususnya mengangkut hasil pertanian.
"Kerusakan jalan penghubung antardesa sudah lebih dari dua tahun terakhir, pada saat kemarau cukup sulit dilalui hampir dipenuhi lubang," katanya.
Baca Juga: Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Indramayu Tanam Pisang di Jalan Berlubang
Sementara pada saat hujan kondisi jalan sepanjang lebih kurang dua kilometer tersebut menjadi licin dan berlumpur.
Tidak jarang, kendaraan roda empat yang melintasi jalan penghubung antardesa mengalami amblas atau As roda patah.
"Kalau kemarau masih lumayan bisa dilalui, tapi kalau hujan sulit melalui jalan penghubung antar desa itu karena berlumpur," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Potret Indonesia dari Dekat, BRI inFrame 2026 Rekam Kisah Ekonomi Kerakyatan
-
Danamon Travel Fair Hadir Kembali, Raih Promo Hemat hingga 70%
-
254 Penerbangan di Kalimantan Terganggu Akibat Kabut Asap Karhutla
-
Karhutla Kaltim: Hotspot Naik 2 Kali Lipat, Asap Berasal dari Kebakaran Lokal
-
Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi