SuaraKaltim.id - Pihak Perumda Air Minum Danum Taka di Kabupaten Penajam Paser Utara akan mengambil tindakan tegas berupa penyegelan atau penghentian sambungan air ke ratusan pelanggan yang menunggak tagihan.
Dari catatan Danum Taka, sedikitnya 800 pelanggan menunggak hingga totalnya mencapai Rp 900 juta.
"Jumlah piutang yang belum dilunasi pelanggan mencapai sekitar Rp 900 juta," ungkap Direktur Perusahaan Umum Daerah atau Perumda Air Minum Danum Taka Kabupaten Penajam Paser Utara, Abdul Rasyid ketika ditemui Antara di Penajam, Selasa (24/11/2020).
Dikemukakannya, perhitungan tersebut dimulai sejak tahun 2016 silam.
"Piutang itu terhitung mulai 2016 sampai saat ini dengan perkiraan pelanggan sekitar 800 orang," tambahnya..
Bagi pelanggan air bersih yang tidak membayar atau mengangsur tunggakan rekening air tegas Abdul Rasyid, akan ditindak dengan penyegelan sambungan air pelanggan bersangkutan.
Tindakan tersebut untuk melakukan penertiban pembayaran pelanggan, karena mengakibatkan Perumda Air Mimum Danum Taka Kabupaten Penajam Passer Utara merugi hingga ratusan juta.
Dalam melakukan penyisiran ke rumah-rumah pelanggan air bersih itu menurut Abdul Rasyid, melibatkan sejumlah instansi terkait.
"Kami siapkan tiga tim dengan melibatkan Satuan Polisi Pambng Praja atau Satpol PP dan aparat keamanan," ujarnya.
Baca Juga: Warga Calon Ibu Kota Negara Diharapkan Bisa Nikmati Sambungan Gas Rumah
"Secara rutin kami turunkan tiga tim melakukan penyisiran rumah-rumah pelanggan yang belum lunasi tunggakan rekening air," katanya.
Sedikitnya 800 pelanggan yang terdata tidak memiliki itikad baik melunasi atau mengansur tunggakan rekening air tersebut jelasnya, tersebar di Kecamatan Penajam, Waru dan Sepaku.
Abdul Rasyid mengutarakan harapannya agar berbagai kalangan masyarakat lebih disiplin untuk membayar rekening air
Jika pelanggan tertib membayar rekening air ia menimpali lagi, tidak ada pemutusan saluran air dan Perumda Air Minum Danum Taka tidak menderita banyak kerugian. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Perkara Korupsi Berusia Hampir 2 Dekade, Pakar Hukum Ingatkan Pentingnya Daluwarsa
-
Dugaan Korupsi Batu Bara Perumda Varia Niaga Samarinda, Negara Rugi Rp30,9 Miliar
-
Eksepsi Budiono Tanbun Ditolak, Pakar Unmul Justru Soroti Daluwarsa Kasus Tambang JMB
-
Ahli BPKP Ungkap Metode Potential Loss, Kuasa Hukum JMB Soroti Kepastian Audit
-
Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi