SuaraKaltim.id - Kepolisian mengungkap alasan dibalik belum diserahlannya enam jenazah laskar Front Pembela Islam yang tewas dalam bentrokan di ruas tol Jakarta - Cikampek pada Senin (7/12/2029) dini hari.
Karo Penmas Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Awi Setiyono menyebut jasad laskar khusus pengawal Rizieq Shihab itu masih dalam pemeriksaan forensik.
Pemeriksaan dilakukan oleh tim dokter forensik Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Keenam jenazah yang tewas tertembak itu menurutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga usai diperiksa.
Berdasar informasi yang diterima Suara.com, enam laskar FPI yang tewas tertembak itu merupakan laki-laki dengan usia rata-rata 20 tahunan. Mereka, yakni: Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M. Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), Lutfhil Hakim (24), dan Akhmad Sofiyan (26).
"Masih proses pemeriksaan kedokteran forensik, nanti kalau sudah selesai oleh penyidik juga akan diserahkan kepada keluarga," kata Awi kepada wartawan Selasa (8/12/2020).
Kuasa hukum FPI dan keluarga almarhum enam jenazah laskar pengawal Rizieq sebelumnya mengaku diusir dari RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, pada Senin (7/12) malam. Mereka diusir tatkala hendak menjemput jenazah.
Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar, menjelaskan bahwa pihaknya bersama dengan keluarga korban awalnya mendatangi RS Polri sekira pukul 22.00 WIB. Mereka sempat menunggu selama satu jam di depan kamar jenazah.
"Kuasa hukum memutusakan membantu para keluarga karena para keluarga tak diperkenankan masuk RS Polri dan dihadang ketika di pintu masuk parkir," kata Aziz kepada Suara.com, Selasa (8/12/2020).
Namun, menurut Aziz, alih-alih bisa melihat dan membawa pulang enam jenazah laskar yang ditembak, justru ia mengklaim telah dihalang-halangi. Bahkan disebut mendapat pengusiran.
Baca Juga: Laskar FPI Ditembak, Ansor: Mengherankan Jika Aktivis Ormas Punya Senpi
"Sebagaimana dijelaskan oleh Pak Irjen pol Argo Yuwono sebagai Kadiv Humas Polri bahwa Polri tidak menghalangi pihak keluarga untuk mengambil jenazah-jenazah dimaksud, pihak kuasa hukum malah diusir dari RS Polri oleh beberapa pasukan Brimob dan petugas kepolisian," ungkapnya.
Padahal, kata Aziz, pihaknya sudah menunjukkan bukti pemberitaan di media massa terkait pernyataan Polri yang tak akan menghalangi proses penjemputan jenazah. Aziz pun mengaku menyayangkan kejadian tersebut.
"Hal ini sangat disesalkan karena lagi-lagi pihak kepolisian diduga bertindak arogan dan sewenang-wenang kepada masyarakat," katanya.
Akses Media Dibatasi
Pantauan Suara.com di lokasi sejak pukul 10.10 WIB, penjagaan ketat sudah terlihat dari mulai jalan akses masuk menuju RS Polri. Tiga aparat kepolisian bersiaga di depan sambil mengatur arus lalu lintas.
Sesampainya di sekitar area rumah sakit terlihat mobil-mobil miliki Polri dan TNI terparkir di lokasi. Di beberapa sudut rumah sakit terlihat sejumlah personel aparat dari satuan Brimob. Selain itu juga para personel TNI tampak bersiaga.
Berita Terkait
-
Laskar FPI Ditembak, Ansor: Mengherankan Jika Aktivis Ormas Punya Senpi
-
Kasus Laskar FPI Ditembak Lebih Mudah Selesai Jika Semua Pihak Tahan Diri
-
Laskar FPI yang Ditembak Mati Polisi Kabarnya akan Dimakamkan di Bogor
-
Laskar Rizieq Tewas, Kapolri Sebar Pasukan Anti Anarki Brimob di Markas FPI
-
6 Laskar FPI Dikabarkan Dimakamkan di Ponpes Agrokultural Markaz Syariah
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Ada Apa dengan Seleksi Dirut MMP Kaltim? Batas Usia Calon Dipertanyakan
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi