SuaraKaltim.id - Usai mengunggah video lagu Indonesia Raya dengan pemandangan indah di Indonesia, twitter Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (MenLHK) Siti Nurbaya Bakar dibanjiri komentar netizen.
Bukan memuji, mayoritas netizen justru mengirimkan banyak foto yang memperlihatkan hutan gundul.
Akun Twitter Siti @SitiNurbayaLHK mendadak ramai ketika dirinya mengunggah video lagu Indonesia Raya. Dalam video itu disuguhkan indahnya pemandangan laut, hutan hingga satwa yang ada di sejumlah daerah.
"Indonesia Raya," tulis Siti mendukung video yang diunggahnya pada Jumat (11/12/2020).
Unggahan Siti itu mendapat banyak perhatian dari netizen. Tetapi kebanyakan netizen justru berlomba-lomba untuk mengirimkan foto kondisi hutan sesungguhnya.
Seperti yang dilakukan oleh pemilik akun @rrramayana dengan mengunggah foto dua ekor gajah tengah melewati aliran sungai di bawah proyek jalan raya.
"Hiduplah pebisnis dan koleganya," kata dia ke akun Twitter Siti.
Jalan yang dimaksud itu adalah Jalan Tol Pekanbaru-Dumai (Permai) yang dibangun pemerintah. Jalan tol tersebut dilengkapi enam terowongan untuk perlintasan gajah yang letaknya di Sungai Tekuana dan Suaka Margasatwa Balai Raja.
Meskipun pembangunan jalan tol itu disebut ramah lingkungan, tetapi netizen memiliki pendapat yang berbeda.
Baca Juga: Wamen LHK Sebut Taman Nasional RAW Miliki Fauna Endemik Unik dan Khas
"Gajah tidak menyebrangi jalan, jalan lah yang sedang menyebrangi hutan tempat gajah hidup. Perseptifku," ucap @rrramayana.
Senada dengan itu, pemilik akun @fakbargen mengatakan meski tidak menutupi jalan untuk lalu lintas gajah namun tetap terlihat miris.
"Setahu saya itu merupakan proyek pemerintah dibidang jalan tol di kawasan hutan, nah, underpass di bawah jalan itulah yang dinamakan jembatan gajah gunanya agar gajah tetep bisa menyeberang meskipun kawasan hutan dibelah oleh jalan tol. Kalau dilihat sekilas tetep miris ternyata," tuturnya.
Lain cerita dengan gajah, pemilik akun Twitter @jarpoel mengunggah foto pemandangan Hutan Adat Laman Kinipan, Lamandau, Kalimantan Tengah yang gundul.
"Punteun (permisi) bu!," katanya kepada Siti.
Hutan Adat Laman Kinipan terlihat telanjang lantaran lahannya dibabat oleh perusahaan sawit PT SML. Area itu nantinya akan dialihfungsikan menjadi kebun sawit yang hasilnya akan menguntungkan perusahaan, bukan rakyat apalagi flora dan fauna yang hidupnya bergantung dari hutan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas