SuaraKaltim.id - Kasus harian Covid-19 di Kota Balikpapan saat reshuffle kabinet Presiden Jokowi terus mengalami penambahan, bahkan pemkot setempat mewaspadai klaster pekerja migas. Berdasarkan laporan Satgas Penanganan Covid-19 pada Selasa (22/12/2020) ada penambahan 53 kasus positif baru dengan 2 kasus kematian.
Dari jumlah kasus baru tersebut, sebanyak 16 kasus dengan riwayat saspek, dua kasus di antaranya KTP luar daerah dan tujuh kasus dengan riwayat orang tanpa gejala (OTG), tujuh kasus KTP luar daerah.
“Terdapat penambahan 21 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat tracing kasus,” ujar Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) setempat Andi Sri Juliarty dalam konfrensi pers pada Selasa (22/12/2020) dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com.
Dari 21 kasus dengan riwayat tracing itu, diantaranya anak laki-laki usia 3 tahun, 8 tahun, 11 tahun, 4 tahun dan bayi laki-lak usia 6 bulan. Kemudian bayi perempuan usia 6 bulan, anak perempuan usia 9 tahun dan 4 tahun.
“Terdapat penambahan 1 kasus terkonfirmasi positif dengan riwayat hasil pemeriksaan rapid tes reaktif kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan swab mendapatkan hasil positif, KTP luar daerah dan 1 kasus dengan riwayat melakukan perjalanan.”
Sementara pasien sembuh bertambah 32 kasus, yakni dari rumah sakit Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan 1 pasien, dari rumah sakit Hermina Balikpapan 1 pasien dan yang selesai isolasi mandiri sebanyak 30 pasien.
“Terdapat penambahan 2 kasus positif Covid-19 yang meninggal dunia pada Senin 21 Desember kemarin,” ujarnya.
Klaster Pekerja Migas
Tak hanya itu, Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan juga mewaspadai terus meningkatnya klaster pekerja migas. Bahkan dari 53 kasus positif hari ini sekitar sepertiga diantaranya klaster pekerja migas,
Baca Juga: Bersamaan Reshuffle Kabinet, Jumlah Harian Covid-19 Kaltim Tambah 182 Kasus
“Yang perlu kita cermati dari 53 kasus yang terkonfirmasi positif hampir sepertiganya dari Klaster Pekerja Migas,” ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Rizal Effendi.
Wali Kota Balikpapan itu mengatakan, klaster pekerja migas tersebut, mulai dari karyawan hingga sub kontraktor. “Ini yang perlu ini yang kita perlu waspadai termasuk perusahaan minyak lainnya,” ujarnya.
“Mulai dari sub kontraktor dan beberapa perusahaan suporting. Ini yang kita waspadai. Karena meningkat,” ungkapnya.
Pasien laki-Laki BPN 5235, berusia 62 tahun, meninggal dunia pukul 10.10 WITA di rumah sakit Kanudjoso Djatiwibowo dan pasien laki-laki BPN 5096, berusia 48 tahun, meninggal pukul 19.00 Wita di RSUD Beriman Gunung Malang.
Secara kumulatif jumlah kasus positif covid-19 sebanyak 5.326 kasus, sebanyak 239 pasien menjalani perawatan di rumah sakit, sebanyak 280 pasien isolasi mandiri, sebanyak 4.553 pasien sembuh dan sebanyak 254 kasus kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Strategi Dorong UMKM Desa Berkembang Melalui Peran Mantri BRI, Simak Kisah dari Sumatera Utara Ini
-
HUT ke-70 Danamon, Nasabah di Balikpapan Bisa Nikmati Hujan Promo di Banyak Merchant Favorit
-
Pondok Modern Ibadurrahman Gugat Kemenag, Nilai Pencabutan NSP Cacat Prosedur
-
Helmi Abdullah Ungkap Pesan Khusus Prabowo, Isyarat Maju Pilkada Samarinda?
-
BRI dan Danantara Jadi Penyumbang Pajak Terbesar di Industri Keuangan Indonesia