SuaraKaltim.id - Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi meminta kepada seluruh instansi pemerintah maupun swasta untuk memberlakukan work from home (WFH) hingga 3 Januari 2021 mendatang. Meski begitu, dia juga mengatakan, hanya yang mendesak yang bisa berkantor.
Pernyataan tersebut disampaikannya dalam konferensi pers yang digelar pada Senin (28/12/2020).
“Kita minta semua perkantoran baik pemerintah maupun swasta dilakukan WFH mulai hari ini sampai tanggal 3 Januari (2021). Kemudian diatur yang sangat dibutuhkan untuk membuat laporan dan sebagainya (bisa berkantor) dan yang lain bisa dilakukan secara WFH,” katanya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com
Pemkot Balikpapan sebelumnya telah mengeluarkan surat edaran terkait pemberlakuan kerja dari rumah bagi instansi pemerintah maupun swasta.
Lebih lanjut, Rizal juga mengemukakan mengenai adanya surat edaran Gubernur Kaltim. Rizal menegaskan akan mengawal kebijakan Pemprov Kaltim yang mewajibkan pendatang mengantongi hasil rapid test antigen non rekatif ataupun swab test negatif.
“Kita akan terapkan surat edaran Gubernur, tetap yang menindak Satpol PP."
Untuk diketahui, kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran bernomor: 440/7874/0641-II/B.Kesra tentang Anjuran Pelaksanaan Selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 di Kaltim.
Bagi pendatang dari luar Kaltim baik melalui darat, laut dan udara wajib mengantongi hasil rapid test antibodi/antigen non reaktif. Bahkan, pelaku perjalanan udara juga wajib membawa hasil negatif swab PCR.
Dalam Surat Edaran yang diterbitkan pada 23 Desember 2020 dan berlaku pada 24 Desember hingga 10 Januari 2021 itu wajib ditindaklanjuti Bupati dan Wali Kota. Ada tujuh poin yang diatur dalam Surat Edaran tersebut. Sementara untuk pelaku perjalanan antar kota dan kabupaten di Kaltim diserahkan ke masing-masing Pemerintah Daerah terkait kebijakan untuk pendatang.
Baca Juga: Pemkot Balikpapan Tegaskan Mal Wajib Taati Aturan dalam Surat Edaran
Sementara itu, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kota Balikpapan kembali melonjak hari ini. Merujuk pada Laporan Satgas Penanganan Covid-19 ada penambahan 53 kasus positif baru dengan 2 kasus kematian
“Tercatat ada 53 kasus yang terkonfirmasi positif, kemudian ada 37 kasus yang sembuh dan ada 2 kasus yang meninggal dunia,” ujar Rizal.
Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty menjelaskan, dari jumlah itu sebanyak 22 kasus dengan riwayat suspek dan dirawat di rumah sakit. Lalu 13 kasus dengan riwayat orang tanpa gejala (OTG).
“22 kasus riwayat suspek, jadi cukup banyak yang masuk rumah sakit suspek, 13 kasus dengan riwayat OTG, 18 kasus positif dari riawayat tracing kontak erat,” ujarnya.
Lalu sebanyak 37 pasien sembuh yakni sebanyak 20 pasin selesai perawatan di rumah sakit Pertamina dan 17 kasus selesai isolasi mandiri. “Kemudian 2 kasus positif yang meninggal dunia dan hari ini baru keluar hasilnya,” ujarnya.
Secara kumulatif jumlah yang terkonfirmasi positif sebanyak 5.654 kasus, sebanyak 251 pasien menjalani perawatan di rumah sakit, sebanyak 387 pasien isolasi mandiri, sebanyak 4.752 pasien sembuh dan 264 kasus kematian.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut