SuaraKaltim.id - Pemerintah India memberikan dukungan dalam hal insentif seperti tunjangan pendaftaran dan pajak jalan terhadap mobil listrik. Inilah salah satu faktor pendukung yang membuat Tata Nexon EV (Electric Vehicle) bisa menjadi produk idola di Negeri Bollywood. Milestone atau pencapaian produksi 2.000 unit pun mampu diraih dalam bilangan bulan saja.
Dikutip kanal otomotif Suara.com, jejaring SuaraKaltim.id, dari laman resmi perusahaan Tata Motors, saat menutup kalender penjualan 2020, produksi Tata Nexon EV mencapai 2.200 unit per November 2020.
Disebutkan Tata Motors bahwa larisnya Tata Nexon EV menunjukkan pesatnya permintaan mobil listrik untuk kategori passenger car di negara itu.
Produksi Tata Nexon EV ke-1.000 unit rampung pada Agustus 2020, lantas penjualan 1.000 unit berikutnya sudah tuntas menjelang quarter keempat tahun lalu, yaitu September - November 2020. Sukses ini membawanya menjadi mobil listrik paling laris di India.
Kekinian, Tata Motors sendiri memimpin penjualan mobil listrik dengan pangsa pasar mencapai 74 persen.
"Sebuah momen kebanggaan besar bagi kami dan mereka yang bekerja bersama kami dalam perjalanan mempercepat adopsi pemakaian mobil listrik di India. Tata Nexon EV, sejak diluncurkan mampu menangkap kebutuhan masyarakat dan secara konsisten memimpin di segmen kendaraan listrik," papar Shailesh Chandra, Presiden - Unit Bisnis Passenger Cars Tata Motors.
Paling membanggakan perusahaan, lanjutnya, adalah kesuksesan Tata Nexon EV dalam meretas mitos tentang mobil listrik kurang bertenaga maupun cepat habis pasokan listrik dari baterainya.
Selanjutnya, pihak Tata Motors uga menyebutkan keyakinan bahwa mobilitas India di masa mendatang bertumpu pada mobil listrik. Untuk itu, dalam upaya mepercepat adopsi edukasi dan kebiasaan baru menggunakan produk terelektrifikasi, Tata Motors juga memperkenalkan ekosistem e-mobilitas holistik "Tata uniEVerse" yang secara dekat memanfaatkan kekuatan dan pengalaman perusahaan Tata Group lainnya untuk menciptakan lingkungan EV yang layak.
Lewat dukungan Tata uniEVerse, konsumen akan memiliki akses ke serangkaian penawaran e-mobilitas termasuk solusi pengisian daya, pengalaman ritel inovatif, sampao opsi pembiayaan yang mudah.
Baca Juga: Kaleidoskop Oto: Launching Bersamaan Dua Mobil Sekaligus pada 2020
Adapun spesifikasi Tata Nexon EV:
- Teknologi Ziptron yang memberikan sistem kelistrikan tegangan tinggi yang efisien, kinerja yang lincah, mampu menempuh jarak jauh, kemampuan pengisian cepat, masa pakai baterai yang lebih lama, dan fitur keselamatan terdepan di kelasnya.
- Tersedia dalam tiga varian - XZ + LUX, XZ + dan XM.
- Banderolnya 15 - 17 Lakh Rupee atau sekitar 23.000 dolar Amerika Serikat, setara dengan Rp320,3 juta.
- Tersedia dalam tiga warna: Signature Teal Blue color, Moonlit Silver dan Glacier White.
- Garansi mencapai delapan tahun.
Berita Terkait
-
Ongkos Jalan Mobil Listrik Polytron vs Mobil Bensin: Sehari Tempuh 50 Km, Setahun Hemat Berapa?
-
Sinopsis Vibe, Film India yang Dibintangi Kunal Kemmu dan Preity Zinta
-
Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif
-
Tunda Nyicil Raize dan WR-V: Intip Harga dan Spesifikasi BYD Atto 2 Baru, Bikin Pesaing Ketar-ketir
-
Sinopsis Haiwaan, Film Kriminal Dibintangi Saif Ali Khan dan Akshay Kumar
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
BRI Salurkan KPP Rp12 Triliun Kepada 83.210 Debitur Hingga September 2026
-
BRI dan Komitmen Membangun Ekosistem Olahraga Indonesia yang Berkelanjutan
-
'Seperti Batang Kayu', Orang Utan Kerap Muncul di Jalan Poros Kutai Timur
-
33,8 Juta Debitur Dilayani, BRI Perkuat Peran dalam Holding UMi
-
BKSDA Kaltim Selidiki Kemunculan Orang Utan di Jalan Raya Bengalon Kutim