SuaraKaltim.id - Indonesia dinilai terlambat jika ingin menerapkan kebijakan lockdown. Lantaran pada saat ini, kondisi sosial ekonomi masyarakat sudah terpuruk.
Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Tim Mitigasi Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi dalam diskusi Kelas Umum Pandemi LaporCovid19 pada Selasa (5/1/2021).
"Kita sudah masuk di dalam kompleksitas problem, saat ini terjadi problem sosial-ekonomi, termasuk problem psikologi, bahkan ke arah problem politik. Sehingga kalau kita sampaikan bahwa kita mengusulkan lockdown saya yakin itu tidak akan efektif, karena negara akan sulit memaksa masyarakatnya untuk kembali lagi stay at home, tidak boleh beraktivitas itu akan sulit," katanya seperti dikutip dari Suara.com.
Dia menyebut hal yang harus dilakukan pemerintah saat ini adalah pengawasan yang ketat. Kemudian masyarakat juga harus berubah lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan 3M (Memakai Masker, Menjaga Jarak, dan Mencuci Tangan).
"Kalau tidak diawasi ya sama saja, kita juga 'memaksa' untuk masyarakat mematuhi protokol 3M, ini yang saya kira bisa kita lakukan sambil kemudian mengupayakan ada aturan harus ada petugas memang yang khusus melakukan pengawasan," tegasnya.
Pemerintah juga tidak cukup menyelesaikan masalah perawatan pasien Covid-19 hanya dengan mengalokasikan penambahan tempat tidur, melainkan dengan peningkatan testing, tracing, dan treatment, serta mengubah perilaku masyarakat.
Sebagai informasi, pandemi Covid-19 telah menginfeksi 772.103 orang di Indonesia sejak Maret 2020, 110.089 di antaranya masih dalam perawatan, 639.103 orang sembuh, dan 22.911 jiwa meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Jadi Tulang Punggung Inklusi Keuangan, BRI Sambut Baik Arahan Prabowo
-
Otorita IKN Larang Bakar Lahan di Kawasan Tahura Bukit Soeharto
-
Modus Pembakaran Hutan: Dibayar Rp500 Ribu, Lahan Hangus Ditanami Sawit
-
4 Petugas Tumbang di Tengah Pemadaman Karhutla Muara Badak
-
Karhutla Ancam Wilayah IKN, Luasan Terdampak Capai 458 Hektare