- Jalan Kota Bangun-Kenohan Kutai Kartanegara mengalami kerusakan.
- Dibutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar untuk perbaikan jalan tersebut.
- Perbaikan jalan merupakan kolaborasi antara pemda dan perusahaan.
SuaraKaltim.id - Perbaikan ruas jalan rusak mulai Kecamatan Kota Bangun menuju Kecamatan Kenohan di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) membutuhkan anggaran sekitar Rp100 miliar.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono menyampaikan bahwa perbaikan jalan merupakan kolaborasi antara pemda dan perusahaan di sekitar jalan rusak.
"Di jalan itu terjadi kerusakan jalan di sejumlah titik perlu dilakukan percepatan perbaikan, sehingga Pemkab Kukar berkolaborasi dengan beberapa perusahaan yang selama ini juga melintasi jalan tersebut," katanya dikutip dari Antara, Sabtu (28/2/2026).
Wiyono melanjutkan bahwa dalam perhitungan awal, rencana alokasi anggaran sekitar Rp10 miliar untuk penanganan tujuh titik prioritas dengan total panjang jalan yang perlu diperbaiki sekira 1 kilometer (km).
Namun demikian, dia berharap adanya dukungan anggaran hingga Rp100 miliar agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh sepanjang 9 km, tidak hanya pada titik-titik tertentu di sepanjang 1 km sebelumnya.
Wiyono melanjutkan bahwa ruas jalan tersebut juga digunakan oleh sejumlah perusahaan perkebunan sawit yang selama ini turut melakukan perawatan secara terbatas.
Namun demikian, ia menekankan pentingnya pembatasan jenis kendaraan, terutama kendaraan dengan tonase berat, serta mendorong perusahaan agar ikut berpartisipasi aktif dalam pemeliharaan, termasuk menyiagakan alat berat untuk penanganan cepat apabila terjadi kerusakan.
Terkait dengan keterlibatan perusahaan untuk perbaikan jalan, hal ini mendapat kesepakatan saat Rapat Koordinasi Percepatan Penanganan Jalan Poros Kecamatan Kota Bangun - Kecamatan Kenohan yang digelar secara virtual, Jumat kemarin.
Rapat dipimpin Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setdakab Kukar Ahyani Fadianur Diani. Dalam kesempatan itu Ahyani menyampaikan bahwa rapat ini merupakan respons atas keluhan masyarakat serta hasil tinjauan Bupati dan Wakil Bupati Kukar saat Safari Ramadhan beberapa hari lalu.
"Jalan tersebut harus segera diperbaiki dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk perusahaan yang beroperasi di wilayah Kukar, khususnya di Kota Bangun hingga Tabang. Kita cari solusi terbaik agar penanganannya segera dilakukan, terutama pada titik-titik yang kondisinya parah, mengingat keterbatasan anggaran," ujarnya.
Hasil diskusi, rata-rata perwakilan perusahaan menyatakan siap berkontribusi seperti tahun sebelumnya, namun mereka menunggu surat resmi dari Pemkab Kukar untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan manajemen masing-masing terkait besaran kontribusi.
"Pemkab Kukar komitmen mempercepat penanganan kerusakan jalan poros demi keselamatan dan kenyamanan masyarakat, sekaligus untuk mendorong kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha dalam pembangunan infrastruktur jalan," tegas Ahyani. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB
- 7 Bedak Compact Powder Anti Luntur Bikin Glowing Seharian, Cocok Buat Kegiatan Outdoor
- Kecewa Warga Kaltim hingga Demo 21 April, Akademisi Ingatkan soal Kejadian Pati
- 7 Rekomendasi Lipstik Terbaik untuk Kondangan, Tetap On Point Dibawa Makan dan Minum
- Cari Mobil Bekas untuk Wanita? Ini 3 City Car Irit dan Nyaman untuk Harian
Pilihan
-
Gempa 7,5 M Guncang Jepang, Peringatan Tsunami hingga 3 Meter Dikeluarkan
-
Respons Santai Jokowi Soal Pernyataan JK: Saya Orang Kampung!
-
Pemainnya Jadi Korban Tendangan Kungfu, Bos Dewa United Tempuh Jalur Hukum
-
Penembakan Massal Louisiana Tewaskan 8 Anak, Tragedi Paling Berdarah Sejak Awal Tahun 2024
-
Viral Tendangan Kungfu ke Lawan, Eks Timnas Indonesia U-17 Terancam Sanksi Berat
Terkini
-
BRI Tegaskan Komitmen Gender Equality melalui Kepemimpinan dan Pemberdayaan UMKM Perempuan
-
Ciptakan Nilai Jangka Panjang, BRI Konsisten Integrasikan Aspek Keberlanjutan di Operasional
-
Perempuan di BRI Terus Berkembang, BBRI Sabet 3 Penghargaan di Infobank 500 Most Outstanding Women
-
Ombudsman Kaltim Soroti Pengamanan Aparat di Aksi 21 April
-
Demo 21 April: DPRD Kaltim Tindaklanjuti Tuntutan Mahasiswa dengan Hak Angket