-
Pemprov Kaltim melalui Diskominfo menyalurkan perangkat internet gratis berbasis Orbit Telkomsel ke 29 desa di Kukar sebagai langkah percepatan pemerataan akses digital di wilayah yang belum terjangkau jaringan fiber optik.
-
Program ini menggunakan pendekatan multi-teknologi, termasuk Orbit, fiber optik, dan Starlink, guna menyesuaikan kondisi geografis dan pasokan listrik yang masih menjadi kendala di sejumlah desa.
-
Setiap desa penerima mendapat pendampingan dan pelatihan teknis dari Diskominfo Kukar, dengan harapan internet dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendorong kemajuan pendidikan, pelayanan publik, dan ekonomi masyarakat.
SuaraKaltim.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim) terus memperkuat langkah menuju pemerataan akses digital dengan menghadirkan layanan internet gratis bagi masyarakat pedesaan.
Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kaltim, sebanyak 29 desa di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kini menerima bantuan perangkat internet berbasis teknologi nirkabel Orbit Telkomsel.
Pelaksana Tugas Kepala Bidang TIK dan Persandian Diskominfo Kaltim, Bambang Kukilo Argo Suryo, menyebut program ini merupakan strategi percepatan digitalisasi di daerah yang masih sulit dijangkau jaringan fiber optik.
Hal itu disampaikannya saat berada di Kukar, Jumat, 24 Oktober 2025.
“Penyaluran perangkat ini merupakan langkah taktis untuk memperluas jangkauan digital di wilayah-wilayah yang secara geografis sulit dijangkau,” ujarnya disadur dari ANTARA, Sabtu, 25 Oktober 2025.
Menurut Bambang, inisiatif ini sekaligus menjadi wujud nyata dari visi Gubernur Kaltim untuk memastikan seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati manfaat konektivitas digital.
“Kami ingin masyarakat di pelosok juga bisa menikmati internet gratis. Penggunaan teknologi seperti Orbit ini menjadi solusi sementara sebelum jaringan fiber optik (FO) sepenuhnya mampu menjangkau semua wilayah,” katanya.
Ia menambahkan, Kukar menjadi salah satu wilayah dengan jumlah penerima bantuan terbanyak.
Namun, evaluasi terus dilakukan agar desa-desa tersebut dapat beralih ke jaringan yang lebih andal, seperti FO, di masa depan.
Baca Juga: Demi Efisiensi, Pemprov Kaltim Kurangi Kegiatan di Hotel Meski Berdampak pada Okupansi
Kondisi geografis Kaltim yang luas disebut menjadi tantangan utama dalam pemerataan jaringan.
Karena itu, Diskominfo Kaltim menerapkan pendekatan multi-teknologi, termasuk kombinasi fiber optik, Orbit, dan Starlink, disesuaikan dengan kondisi medan dan pasokan listrik di tiap desa.
“Tidak semua desa bisa dijangkau dengan kabel optik. Kami harus adaptif dengan teknologi yang ada agar seluruh masyarakat tetap bisa terkoneksi,” ujar Bambang.
Selain faktor geografis, ketersediaan listrik juga menjadi kendala yang harus diatasi.
“Internet tidak akan berfungsi optimal tanpa pasokan listrik yang stabil. Kami berharap, justru dengan adanya internet, ini akan mendorong percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di desa-desa tersebut,” katanya menambahkan.
Di tingkat kabupaten, implementasi program ini turut didukung oleh Bidang Aplikasi dan Informatika (Aptika) Diskominfo Kukar yang berperan sebagai pendamping teknis bagi perangkat desa penerima manfaat.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Shin Tae-yong Kasih Kode Rotasi Skuad Persija, Shayne Pattynama Bisa Unjuk Gigi di League Cup
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng
-
Sudah Terjadi Sejak 2009, Warga Berau Geram Pemadaman Listrik Kembali Berlanjut