SuaraKaltim.id - Warga Dusun I, Desa Oe’Ekam, Kecamatan Noebeba, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dihebohkan dengan peristiwa penemuan mayat tanpa kepala pada Minggu (10/1/2021). Hingga kini, aparat masih mencari potongan kepala korban yang diduga disembunyikan pelaku di tempat lain.
Selain penemuan mayat, tak jauh dari tubuh korban ditemukan sebilah parang dan saku sirih pinang yang di dalamnya terdapat KTP dengan identitas Yulius Benu (59), dengan alamat RT 01/RW 02, Dusun I, Desa Oe’Ekam, Kecamatan Noebeba, Kabupaten TTS.
Dari keterangan yang dikutip Digtara.com-jaringan Suara.com, mayat tersebut kali pertama ditemukan Simeon Tanu. Kala itu, ia hendak kembali ke rumahnya di Oefau. Saat melintasi lokasi, dia melihat sosok mayat tersebut dan kemudian melaporkan kepada Kaur Desa Oe'ekam Misail Nesimnasi.
Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Amanuban. Mendapat adanya pengaduan tersebut, Kapolsek Amanuban Selatan Ipda I Made Sudarma Wijaya bersama anggota polsek dan anggota Reskrim Polres TTS menuju ke lokasi kejadian.
Polisi mengalami kendala karena kondisi medan yang cukup berat dan belum ada yang mengenali mayat tersebut. Mayat tanpa kepala kemudian dievakuasi ke pinggir jalan umum karena dokter puskesmas tidak bisa turun hingga ke lokasi kejadian.
Sesuai petunjuk identitas dari KTP, dikenali bahwa mayat tersebut adalah warga desa Oe’ekam. Istri Yulius Benu, Ester Nesimnasi (55) pun membenarkan, mayat tersebut suaminya. Dia pun kaget dengan penemuan tubuh suaminya yang sudah tanpa kepala. Atas permintaan Ester Nesimnasi maka mayat korban dievakuasi ke rumah korban.
Ester mengemukakan, sebelum tewas, suaminya pamit pergi ke kebun yang berlokasi di Hausisi. Korban juga sempat meminta parang dan juga sirih pinang kepada istrinya. Selanjutnya korban langsung pergi sendirian ke kebun.
Di rumah duka, dilakukan pemeriksaan luar oleh dokter puskesmas, Noebeba. Setelah pemeriksaan, korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk disemayamkan. Hingga saat ini, kasus tersebut ditangani penyidik Sat Reskrim Polres TTS.
“Pelaku masih kita selidiki. Kita juga cari potongan kepala korban,” ujar Kasat Reskrim Polres TTS Iptu Hendrick Bahtera saat dikonfirmasi.
Baca Juga: Mayat Tanpa Kepala, Tangan, dan Kaki Mengapung, Masih Misterius
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Haunted Garden Hadir di IKN, Ada Dinner Halloween hingga Atraksi Fire Juggling
-
37 Orang Diamankan Terkait Pencurian Kabel Telkom di Samarinda, 4 Ditetapkan Tersangka
-
Karhutla 20 Hektare di Samarinda, Api Tinggal 20 Meter dari Asrama Yonzipur
-
Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam
-
Karhutla Kalimantan: Polri Terjunkan 200 Brimob, 10 Anggota Bareskrim ke Kaltim-Kalteng