SuaraKaltim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan menilai pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) bakal berdampak positif dalam menekan kasus penularan Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan Andi Sri Juliarty memrediksi jika dalam waktu dua minggu setelah masa PPKM bakal turun.
“Karena kan memang masa penularan itu dua minggu, mudah-mudahan bisa lebih cepat seperti pengalaman kita yang lalu itu terkendali dalam dua minggu,” katanya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com pada Kamis (14/1/2021).
Dikemukakannya, berdasarkan laporan petugas surveilens, peningkatan kasus terkonfirmasi positif dalam dua pekan terakhir tak hanya klaster perusahaan dan keluarga juga masih ada klaster libur Natal dan Tahun Baru
“Jadi memang dari laporan petugas surveilens kami ketika melakukan tracing, verifikasi kepada pasien jadi ini kondisinya memang sudah bercampur, ada yang lanjutan dari klaster Natal, ada juga yang liburan tahun baru. Baik keluarga yang libur maupun keluarga yang datang kesini untuk liburan juga dan sama-sama menimbulkan kasus.”
Sementara itu, Wali Kota Rizal Effendi meminta selama penerapan PPKM masyarakat diminta lebih banyak berada di rumah.
“Kita berharap pengetatan dua minggu ini memberikan dampak yang besar untuk penurunan yang terkonfirmasi positif. Kita minta masyarakat menahan diri, tidak keluar rumah kalau tidak terpaksa, tidak keluar daerah kalau tidak terpaksa.”
Disampaikannya, baru dapat laporan 11 warga yang baru saja berlibur ke Pulau Derawan, sebanyak tujuh orang di antaranya reaktif hasil skrining. Kemudian dilanjutkan dengan swab PCR dan masih akan ditunggu hasilnya pada Jumat (15/1/2021) besok.
“Hari ini walaupun angkanya belum masuk sedang kita lakukan pengecekkan, ada 11 warga liburan ke Pulau Derawan, pulangnya tujuh orang reaktif. Ini lagi kita periksa, kecenderungannya ini positif. Ini salah satu contoh yang harus kita waspadai liburan pulangnya malah ada kecenderungan positif, besok mungkin angkanya baru kita bisa dapatkan Ini hasil reaktifnya sudah kita dapatkan.”
Baca Juga: Jelang Pemberlakuan PPKM, Kasus Covid-19 Balikpapan Tambah 127 Pasien Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Sultan Chaliluddin dari Kesultanan Paser Diajukan Jadi Pahlawan Nasional
-
6 Mobil Bekas Kabin Luas yang Murah dan Bandel buat Keluarga, Fitur Juara!
-
Kronologi Pengungkapan Pabrik Pil Narkotika di Rumah Kos Samarinda
-
Sudah Kuliah Satu Semester, Status Beasiswa Gratispol Mahasiswa Dicabut
-
Terbongkar Industri Narkoba Jenis Pil 'Iron Man' di Kos-kosan Samarinda