SuaraKaltim.id - Kantor Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Balikpapan ditutup untuk sementara waktu. Penutupan dilakukan karena ada dua pegawainya yang terpapar Covid-19.
Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi menyampaikan hal tersebut saat konferensi pers pada Rabu (27/1/2021).
“Hari ini kita terpaksa menutup Kantor Pariwisata karena ada yang terkonfirmasi positif,” ujarnya seperti dilansir Inibalikpapan.com-jaringan Suara.com.
Selain me-lockdown Kantor Disporapar, Rizal mengumumkan dua kepala dinas di jajaran OPD-nya terkonfirmasi positif Covid-19.
Kepala dinas yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, yakni Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Kepala Dinas Sosial.
Untuk saat ini, kedua pejabat utama di lingkungan OPD Balikpapan tersebut menjalani perawatan untuk penyembuhan.
“Kemudian ada dua pejabat utama kita terkonfirmasi positif. Kadis PU dan Kadi Sosial, itu kondisinya yang terjadi pada hari,” ujarnya.
Sementara dari 206 kasus positif covid-19 hari ini, Rizal menyebutkan, rata-rata pemeriksaan mandiri.
“Dari 206 ini yang terbanyak yang melakukan pemeriksaan mandiri cukup banyak,” ujarnya.
Baca Juga: Naik Signifikan, Kasus Harian Covid-19 Balikpapan Tembus 206 Pasien Baru
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (DKK) Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty juga menyampaikan, terkait ketersediaan unit tempat tidur untuk pasien Covid-19.
Dia mengemukakan, saat ini jumlah tempat tidur yang tersedia di rumah sakit rujukan kota tersebut masih tersisa 75 unit dan ruang ICU tersisa 4 tempat tidur.
“Jumlah tempat tidur 467 terisi 383, ada yang masih kosong 75 tempat tidur, kemudian ruang ICU 38 terisi 34 yang tersisa untuk bayi, anak dan 1 dewasa,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Dana Ilegal Tidak Mengalir ke Perbankan, Kejati Sebut Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Dikembalikan
-
Pertamax Naik, Dapat Pertalite di Kota Minyak Semakin Sulit
-
Salahgunakan Pemberian KUR, Delapan Ibu-ibu di Samarinda Diamankan Kejaksaan
-
Kini Hindari Wawancara, Gaya Komunikasi Gubernur Rudy Mas'ud Jadi Sorotan
-
Diskominfo Kaltim Soroti Media Lokal Abaikan Kode Etik Demi Viralitas